SIDOARJO, MOCOSIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Asisten II Setda memimpin rapat koordinasi bersama instansi terkait dan perwakilan perusahaan pada Rabu (3/9/2025).
Pertemuan tersebut membahas penataan arus lalu lintas serta kondisi infrastruktur di kawasan industri sepanjang Jalan Gatot Subroto Desa Banjar kemantren Kecamatan Buduran hingga Jalan Surowongso, Desa Karangbong Kecamatan Gedangan.
Rapat dihadiri Polresta Sidoarjo, Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Bappeda, Kecamatan dan Polsek Gedangan, serta kepala desa setempat.
Tak hanya itu, sejumlah perusahaan besar seperti PT Bernofarm, PT Astra Otoparts, PT Aneka Indomakmur (AIM Biskuit), hingga PT Integra Indolestari Furniture juga ikut hadir.
Dari hasil rapat, perusahaan diminta menyerahkan data jam operasional kendaraan yang digunakan, guna mendukung pengaturan jam masuk dan keluar di jalur Gatot Subroto–Surowongso.
Selain itu, seluruh perusahaan diminta mematuhi pembatasan operasional kendaraan yang telah disepakati bersama.
"Dalam jangka menengah hingga panjang, juga akan dilakukan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di sempadan sungai maupun akses masuk jalan,"terang Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Dwi Tjahjo Mardisunu melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (16/9/2025) Siang.
Sebagai tindak lanjut, peninjauan lapangan dilakukan pada Senin (8/9/2025). Tim gabungan terdiri dari Polresta, Dinas PU, Dishub, Bappeda, Satpol PP, Kecamatan, hingga tiga kepala desa di wilayah setempat turun langsung memetakan kondisi jalan.
Hasil peninjauan menemukan sejumlah persoalan. Jalan depan perusahaan AIM Biskuit hingga ke timur misalnya, saluran tersier sudah tidak berfungsi akibat tertutup urukan.
Sementara di ruas Jalan Banjarkemantren–Karangbong, terdapat bangunan liar yang berdiri di atas saluran kanan maupun kiri jalan.
Selain itu, tim juga mencatat adanya trafo listrik di depan PT Pusaka yang diduga milik PLN dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Infrastruktur jalan pun dinilai mendesak untuk ditingkatkan, dengan pelebaran Jalan Jumputrejo–Karangbong hingga 5 meter dan Jalan Banjarkemantren–Karangbong sampai 7 meter.