"Komitmen kami adalah mendukung perkembangan ekonomi sirkular, mulai dari pembiasaan memilah sampah hingga penguatan rantai bisnis industri daur ulang,"tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pengembangan industri daur ulang tidak hanya menjadi solusi persoalan sampah, tetapi juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Usai audiensi, delegasi Jepang bersama Dinas Lingkungan Hidup Jombang melanjutkan kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas industri daur ulang, antara lain PT Bumi Indus Padma Jaya, PT Indonesia Royal Paper, dan PT Sumber Barokah Polymer Jogoroto, sebagai bagian dari pendalaman kerja sama dan studi lapangan.
Gus Wabup menutup pertemuan dengan harapan, bahwa sinergi ini dapat berlanjut dan menghadirkan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, khususnya masyarakat Jombang.***