nasional

Camat Mojoagung Bersama BPBD Jombang Cek Lokasi Warung Roboh Akibat Angin Puting Beliung

Kamis, 5 Februari 2026 | 11:21 WIB
lokasi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan sebuah warung milik warga roboh di Dusun Guyangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung (Rudiyanto)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Camat Mojoagung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan sebuah warung milik warga roboh di Dusun Guyangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Rabu (4/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah setempat.

Akibat cuaca ekstrem itu, bangunan warung milik Tini (44) yang berada di RT 01 RW 01 Dusun Guyangan ambruk dan mengalami kerusakan parah.

Menurut Tini, saat kejadian warungnya sedang dipenuhi pengunjung yang berteduh dari hujan.

"Waktu itu hujan deras dan angin kencang sekali. Di dalam warung ada sekitar sepuluh orang lebih yang sedang mengiyup (berteduh),"katanya, saat ditemui di lokasi kejadian. 

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang! Warung Warga di Mojoagung Jombang Roboh, Kerugian Capai Rp20 Juta

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Para pengunjung yang terdiri dari pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan roboh sepenuhnya.

Namun demikian, kerugian materiil yang dialami korban terbilang cukup besar. Seluruh perlengkapan usaha, termasuk etalase dan barang dagangan, rusak tertimpa material bangunan.

"Kerugiannya sekitar Rp20 juta lebih. Etalase dan barang dagangan semuanya rusak,"jelas Tini.

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Mojoagung Anjik Eko Saputro, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah melakukan survei langsung di lapangan untuk memastikan dampak kerusakan akibat bencana.

"Kami sudah turun langsung melakukan survei di lokasi kejadian. Selanjutnya hasil pendataan ini kami ajukan kepada Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Jombang agar korban bisa mendapatkan bantuan sesuai ketentuan,"ujar Anjik pada Kamis, (5/2/2026).

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah desa untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Tini mengungkapkan telah menjalankan usaha warung tersebut selama kurang lebih 15 tahun. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun pihak terkait atas musibah yang dialaminya.

Halaman:

Tags

Terkini