nasional

Bansos PKH dan Sembako Cair 85 Persen, Gus Ipul: Rp15 Triliun Sudah Tersalur Jelang Ramadan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:00 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bansos PKH dan Sembako triwulan I 2026 telah mencapai lebih dari 85 persen atau Rp15 triliun (kemensos.go.id)

Baca Juga: Forum JPP Promedia bersama Sekjen Kemensos Robben Rico, Bahas Filosofi Program Sekolah Rakyat bagi Generasi Muda Tanah Air

• Penerima Baru Masih Proses Burekol

Gus Ipul menjelaskan, masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru PKH dan sekitar 2 juta penerima baru Sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan.

Hal tersebut dikarenakan proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

"Setiap triwulan ada penerima manfaat baru hasil pemutakhiran DTSEN, sebagian besar belum memiliki rekening. Proses burekol membutuhkan waktu sekitar 1–2 bulan,"jelasnya.

• Bansos untuk Daerah Terdampak Bencana

Khusus untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM. Penyaluran ditargetkan tuntas pada akhir Februari.

Selain bansos reguler, Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi:

- Bantuan logistik dan dapur umum

- Santunan kematian dan luka

- Jaminan hidup (Jadup)

- Bantuan pemulihan ekonomi

Total anggaran bansos adaptif yang diajukan mencapai lebih dari Rp2 triliun. Sementara anggaran kedaruratan yang telah terkirim hampir Rp100 miliar.

• Rincian Bantuan Pascabencana

1. Santunan ahli waris: Rp14,8 miliar untuk 990 jiwa (Rp15 juta per jiwa)

Halaman:

Tags

Terkini