• Penerima Baru Masih Proses Burekol
Gus Ipul menjelaskan, masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru PKH dan sekitar 2 juta penerima baru Sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan.
Hal tersebut dikarenakan proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
"Setiap triwulan ada penerima manfaat baru hasil pemutakhiran DTSEN, sebagian besar belum memiliki rekening. Proses burekol membutuhkan waktu sekitar 1–2 bulan,"jelasnya.
• Bansos untuk Daerah Terdampak Bencana
Khusus untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM. Penyaluran ditargetkan tuntas pada akhir Februari.
Selain bansos reguler, Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi:
- Bantuan logistik dan dapur umum
- Santunan kematian dan luka
- Jaminan hidup (Jadup)
- Bantuan pemulihan ekonomi
Total anggaran bansos adaptif yang diajukan mencapai lebih dari Rp2 triliun. Sementara anggaran kedaruratan yang telah terkirim hampir Rp100 miliar.
• Rincian Bantuan Pascabencana
1. Santunan ahli waris: Rp14,8 miliar untuk 990 jiwa (Rp15 juta per jiwa)