JOMBANG, MOCOSIK.COM – Upaya menjaga keselamatan pengguna jalan kembali ditunjukkan tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang pada Selasa, (28/04/2026) pagi.
Petugas bergerak cepat menangani tumpahan oli di Jalan Raya Mojoagung, tepatnya di Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, yang berpotensi memicu kecelakaan lanjutan.
Peristiwa ini bermula dari kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 05.05 WIB. Sebuah truk gandeng dilaporkan kehilangan kendali saat melintas di area putar balik dan menabrak pembatas jalan.
Benturan tersebut menyebabkan oli kendaraan tumpah ke badan jalan, menciptakan permukaan licin yang berbahaya, khususnya bagi pengendara roda dua. Arus lalu lintas di lokasi sempat terganggu akibat kondisi tersebut.
Laporan dari Satlantas Polres Jombang diterima petugas pada pukul 07.28 WIB. Tim dari Pos Damkar Mojoagung langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi hanya dalam waktu empat menit, tepatnya pukul 07.32 WIB.
Baca Juga: BPBD Jombang dan Warga Tangani Tanggul Sungai Jebol di Plandaan Akibat Hujan Deras
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyemprotan dan pembersihan tumpahan oli menggunakan peralatan khusus.
Penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk memastikan tidak ada sisa oli yang membahayakan.
Sekitar pukul 08.15 WIB, proses pembersihan dinyatakan selesai dan kondisi jalan kembali aman dilalui.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko di lapangan.
"Setiap kejadian kecelakaan harus ditangani secara menyeluruh, termasuk dampak lanjutan seperti tumpahan oli yang berpotensi memicu kecelakaan baru. Kami mengapresiasi kesigapan tim di lapangan yang bergerak cepat sehingga risiko bisa diminimalisir,"terangnya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintas di lokasi yang baru saja terjadi insiden.
Sinergi antara Damkar, Satlantas, dan masyarakat sekitar turut mendukung kelancaran proses penanganan. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa dampak kecelakaan tidak berhenti pada peristiwa utama, tetapi juga bisa menimbulkan potensi bahaya lanjutan di jalan raya.