nasional

Modal Mobil Rental, Komplotan Pencuri Lintas Wilayah Bobol Kotak Amal dan Fasilitas 7 Masjid di Pacitan

Rabu, 20 Mei 2026 | 14:29 WIB
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar saat konferensi pers ungkap kasus pencurian kotak amal (Humas Polres Pacitan)

 

PACITAN, MOCOSIK.COM - Kepolisian Resor (Polres) Pacitan berhasil menggulung komplotan spesialis pencuri kotak amal dan perangkat elektronik masjid yang kerap beraksi lintas kecamatan.

Aksi kejahatan jalanan ini berhasil diungkap petugas berkat pengembangan penyelidikan intensif dan analisis rekaman kamera pengawas (CCTV).

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengungkapkan bahwa dari operasi penangkapan ini, pihaknya berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang merupakan satu sindikat.

"Kami amankan tiga tersangka yang diduga komplotan pencurian masjid dan beraksi di tujuh lokasi berbeda di Pacitan,"katanya dalam konferensi pers, Rabu (20/5/2026). 

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Polres Jombang Tangkap Remaja Ayah Pembuang Bayi di Jogoroto

Mirisnya, dari ketiga pelaku yang diringkus, satu di antaranya masih berstatus sebagai anak di bawah umur.

Dua pelaku dewasa diketahui berinisial IM dan MR yang merupakan warga Kabupaten Blitar, sedangkan satu pelaku lainnya adalah OKT yang baru berusia 16 tahun.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan pencurian di Masjid Al-Falah, Dusun Gawang, Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, pada Sabtu (16/5/2026).

Saat itu, takmir masjid bernama Sahwan hendak mengumandangkan azan Dhuhur sekitar pukul 11.30 WIB.

Namun, pengeras suara masjid mendadak mati total. Setelah dilakukan pengecekan ke ruang penyimpanan, disadari bahwa alat mixer pengeras suara masjid telah raib digondol maling.

Berbekal laporan tersebut, Satreskrim Polres Pacitan langsung melakukan olah TKP dan melacak pergerakan para pelaku. Dari hasil pemeriksaan, modus operandi komplotan asal Blitar ini tergolong nekat.

Mereka sengaja datang ke Pacitan menggunakan mobil sewaan (rental) dan membekali diri dengan peralatan seperti tang serta obeng untuk membobol target.

"Target pelaku adalah masjid di tepi jalan raya dengan kondisi lingkungan sekitar yang sedang sepi,"tambah AKBP Ayub. 

Halaman:

Tags

Terkini