nasional

Mafia Penipu Proyek MBG Gentayangan, BGN Gandeng Polri Sikat Jual-Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 15:30 WIB
Wakil Kepala BGN mendatangi langsung Gedung Bareskrim Polri di Jakarta Selatan untuk memperkuat barikade koordinasi bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri serta jajaran elite Ditpidum Bareskrim Polri (Divisi Humas Polri)

 

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat menggandeng jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengawal ketat program prioritas pemerintah.

Langkah tegas ini diambil guna memberantas praktik ilegal penipuan dan jual-beli kuota titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang marak dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Wakil Kepala BGN mendatangi langsung Gedung Bareskrim Polri di Jakarta Selatan pada Senin (25/5/2026) untuk memperkuat barikade koordinasi bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri serta jajaran elite Ditpidum Bareskrim Polri.

Intervensi hukum ini dipicu oleh melonjaknya aduan masyarakat yang menjadi korban pemerasan oleh sindikat penipu. Modus operandi pelaku adalah mencatut nama pejabat BGN atau mengklaim memiliki "jalur orang dalam" demi menjanjikan kelolosan verifikasi titik tender SPPG dengan mahar imbalan uang yang fantastis.

Baca Juga: Bareskrim Polri Ungkap Penyebab Blackout Massal dibSumatera: Murni Faktor Cuaca, Bukan Sabotase

Wakil Kepala BGN mengungkapkan bahwa beberapa kepolisian daerah sudah bergerak melakukan penangkapan. Salah satu jaringan besar yang beroperasi di wilayah hukum Polda Jawa Barat bahkan telah berhasil diringkus oleh petugas.

"Hari ini saya berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri, Kabareskrim, serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan korban penipuan di daerah. Pelaku mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang memalsukan identitas sebagai pejabat BGN, lalu meminta sejumlah uang sebagai pelicin pendaftaran titik SPPG,"kata Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Senin (25/5/2026).

Selain di Jawa Barat, BGN dan Polri kini tengah memperluas radar investigasi ke wilayah Tangerang (Banten) dan Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat) menyusul adanya laporan klaster korban baru dengan modus operandi serupa.

"Program MBG ini adalah program mulia dan strategis nasional untuk masa depan bangsa. Kita harus jaga bersama dari hulu ke hilir. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dirusak dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum mafia yang tidak bertanggung jawab,"ungkapnya.

Merespons situasi tersebut, Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menegaskan bahwa korps Bhayangkara memberikan dukungan penuh (*back-up* total) dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang mencoba menyabotase program kesejahteraan rakyat ini.

"Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang melanggar hukum,"ujar Irjen Pol. Nurworo Danang.

Mengingat program akbar ini dirancang tidak hanya untuk pemenuhan gizi anak sekolah tetapi juga sebagai stimulan ekonomi lokal bagi pelaku usaha, Polri meminta masyarakat untuk aktif bersuara dan tidak takut melapor.

Halaman:

Tags

Terkini