MOCOSIK.COM - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengecam tindakan penembakan yang terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Menurutnya, perlu dilakukan penyelidikan menyeluruh oleh aparat kepolisian guna mengetahui latar belakang pelaku.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Menag Yaqut setelah membuka Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-22 di Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya.
"Kami sangat menyesali apapun alasan di balik tindakan ini. Namun, saya yakin bahwa ini bukanlah tindakan terorisme, melainkan dilakukan oleh seseorang yang salah dalam mempelajari atau memahami agama," ujar Yaqut Cholil Qoumas, kepada para awak media pada Selasa (2/5/2023).
"Kami meminta aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh, meskipun kami mendengar kabar bahwa pelaku telah meninggal dunia. Namun, penting untuk mencari tahu latar belakangnya agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang," lanjut Menag.
Baca Juga: Kemenag Gelar Kampanye Wajib Sertifikasi Halal 2024 di 1.000 titik se Indonesia 17 Oktober 2024
Kejadian penembakan di kantor MUI terjadi pada Selasa (2/5/2023) sekitar pukul 11.24 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan pecahnya kaca di kantor MUI. Beberapa staf resepsionis dan petugas keamanan kantor MUI dilaporkan mengalami luka-luka.
Berdasarkan alamat yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) pelaku, diketahui bahwa ia adalah seorang warga Provinsi Lampung. Oleh karena itu, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Polda Lampung guna mengidentifikasi identitas dan riwayat hidup pelaku.
"Sekali lagi, kami mendukung langkah Polri dalam mengungkap latar belakang pelaku," tegas Menag.***