Pakai Obat Jamur Malah Muncul Kerak di Kaca Mobil, Apa Penyebabnya?

photo author
- Kamis, 16 Maret 2023 | 07:30 WIB
Ilustrasi bercak putih dan timbul kerak setelah menggunakan obat jamur kaca (wikihow.com)
Ilustrasi bercak putih dan timbul kerak setelah menggunakan obat jamur kaca (wikihow.com)

MOCOSIK.COM - Pernahkah Anda mengalami masalah pada kaca mobil setelah menggunakan obat jamur kaca?

Seperti yang dialami oleh Iqbal, pemilik Wuling Cortez yang mengeluhkan kaca mobilnya menjadi bercak putih dan timbul kerak setelah menggunakan obat jamur.

Apa penyebabnya?

Menurut Pramanandana, kepala bengkel bodi Auto Look, Kebayoran, Jakarta Selatan, hal tersebut diakibatkan oksidasi dari obat jamur. Obat jamur kaca mengandung zat kimia HF atau Hydrofluoric yang memang ampuh untuk membersihkan jamur pada kaca mobil. 

Baca Juga: Cara Ampuh Menghilangkan Keputihan dengan Daun Sirih, Selengkapnya Baca Ini

Namun, kandungan kimia ini juga bisa membuat sisa obat jamur sulit dibersihkan dan menimbulkan kerak pada kaca mobil.

Pada kasus kaca mobil Wuling Cortez milik Iqbal, bercak putih bisa terjadi akibat obat jamur kaca kelamaan mengendap di kaca.

Oleh karena itu, ketika menggunakan obat jamur kaca, sebaiknya langsung dicuci bagian yang sudah diolesi agar mudah dibersihkan.

Jika kaca mobil sudah terkontaminasi kandungan kimia hydrofluoric, kaca bisa rusak dan terlihat seperti ada kulit jeruk atau kerak. Jika sudah begini, maka kaca mobil harus diganti baru karena cukup sulit untuk diperbaiki.

Supaya lebih aman, sebaiknya menghilangkan jamur kaca pada mobil dengan menggunakan kompon saja. Selain lebih aman, penggunaan kompon juga dapat memberikan hasil yang lebih baik dan tahan lama daripada menggunakan obat jamur kaca.

Kesimpulannya, obat jamur kaca memang ampuh untuk menghilangkan jamur pada kaca mobil. Namun, penggunaannya harus hati-hati dan tidak boleh terlalu lama mengendap pada kaca mobil.

Sebaiknya, segera dicuci agar tidak menimbulkan kerak atau bahkan merusak kaca mobil. Gunakan kompon saja untuk menghindari risiko kerusakan pada kaca mobil Anda.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Samsudin Yahya

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X