MOCOSIK.COM - Menghitung weton adalah sebuah tradisi yang masih sering dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia, terutama yang beragama Jawa.
Weton sendiri adalah kombinasi antara hari dan pasaran saat seseorang dilahirkan. Dalam tradisi Jawa, weton juga dianggap bisa mempengaruhi kepribadian dan nasib seseorang.
Untuk menghitung weton dengan menggunakan tanggal lahir, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu kalender Jawa. Kalender Jawa berbeda dengan kalender masehi yang biasa dipakai di Indonesia. Dalam kalender Jawa, satu bulan terdiri dari 35 hari dan setiap hari memiliki nama sendiri.
Setelah mengetahui tanggal lahir seseorang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu dulu hari kelahiran dalam kalender Jawa.
Misalnya, seseorang lahir pada tanggal 15 November 1990. Untuk mengetahui hari kelahiran di kalender Jawa, Anda bisa mencarinya pada tabel konversi kalender Jawa.
Setelah mengetahui hari kelahiran dalam kalender Jawa, langkah selanjutnya adalah mencari tahu pasaran. Pasaran dalam kalender Jawa terdiri dari lima pasaran, yaitu Legi, Paing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Setiap hari memiliki satu pasaran tertentu. Untuk mengetahui pasaran pada hari kelahiran seseorang, Anda bisa mengacu pada tabel pasaran.
Baca Juga: Simak 8 Rahasia Mengejutkan Cara Alami Mengatasi Asam Lambung Tanpa Obat yang Bisa Bikinmu Terkejut!
Setelah mengetahui hari dan pasaran pada tanggal kelahiran, maka Anda sudah bisa menghitung weton. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu menambahkan angka yang mewakili hari dan pasaran.
Misalnya, jika seseorang lahir pada hari Selasa Pon, maka mewakili angka 3 (Selasa) dan 4 (Pon). Maka weton yang mewakili tanggal kelahiran tersebut adalah 3+4 = 7.
Demikianlah cara menghitung weton dengan menggunakan tanggal lahir. Meskipun terbilang mudah, namun Anda tetap harus melakukan kalkulasi dengan teliti agar tidak salah dalam menentukan weton.
Selain itu, meskipun hanya sebatas tradisi, tetaplah menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya Indonesia.***