MOCOSIK.COM - Weton pasangan adalah tradisi Jawa yang dipercaya bisa mengungkapkan kecocokan antara dua orang yang akan menikah.
Hitungannya memakai kalender Jawa dan memiliki dua varian, yaitu pasangan dengan weton yang sama atau berbeda. Bagi mereka yang ingin mengetahui cara menghitung weton pasangan, berikut adalah langkah-langkahnya.
Langkah 1: Tentukan Tanggal Lahir
Langkah pertama adalah menentukan tanggal lahir dari masing-masing calon pasangan. Pastikan tanggal lahir yang dipilih sudah sesuai dengan kalender Jawa.
Langkah 2: Konversi Tanggal Lahir
Setelah mengetahui tanggal lahir yang sesuai dengan kalender Jawa, selanjutnya adalah mengkonversinya ke dalam penanggalan pasaran dan wuku. Penanggalan Jawa terdiri dari lima unsur, yaitu:
1. Dina atau pasaran. Terdiri dari 35 hari atau 7 pasaran.
2. Wuku. Terdiri dari 30 kelompok (wuku).
3. Sasi atau bulan. Terdiri dari 12 bulan.
4. Tahun. Terdiri dari 12 tahun.
5. Windu atau siklus 8 tahunan.
Langkah 3: Hitung Weton
Setelah tanggal lahir telah dikonversi ke dalam penanggalan pasaran dan wuku, selanjutnya adalah mencari weton masing-masing calon pasangan. Weton adalah gabungan dari penanggalan pasaran dan wuku, yang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya.
Jika kedua calon pasangan memiliki weton yang sama, maka artinya mereka berada dalam satu siklus kehidupan yang sama. Hal ini dianggap sebagai pertanda baik dan menunjukkan adanya keserasian antara keduanya.
Namun, jika kedua calon pasangan memiliki weton yang berbeda, maka artinya mereka berada dalam siklus kehidupan yang berbeda. Hal ini dianggap sebagai pertanda kurang baik dan membutuhkan upaya untuk memperkuat hubungan mereka agar tetap harmonis.
Menghitung weton pasangan menjadi cara bagi masyarakat Jawa untuk mengetahui kecocokan antara dua orang yang akan menikah. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kini kamu dapat menghitung weton pasanganmu dengan mudah.
Namun, ingatlah bahwa weton hanya sebagai gambaran awal dan bukanlah satu-satunya faktor dalam menentukan kecocokan pasangan.***