Menurut para ahli, puasa dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu membersihkan toksin-toksin dalam tubuh.
Oleh karena itu, umat muslim di seluruh dunia sangat menantikan bulan Ramadhan setiap tahunnya, karena pada bulan Ramadhan terdapat Keistimewaan tersendiri.
Selain itu, selama bulan Ramadhan juga terdapat malam yang sangat istimewa yaitu malam Lailatul Qadar. Malam ini merupakan malam yang sangat istimewa karena dalam malam tersebut turunnya Al-Qur'anul Karim.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadisnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:“Barangsiapa yang melakukan ibadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Puasa Sunnah Ramadhan: Bagaimana dengan Puasa Sunnah Rajab?
Karena keutamaan dari malam Lailatul Qadar, umat muslim dianjurkan untuk beribadah di malam tersebut dengan melakukan sholat malam, membaca Al-Qur'an dan berzikir.
Selama bulan Ramadhan juga terdapat tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, yaitu menjalankan ibadah tarawih secara berjamaah di masjid.
Ibadah tarawih dilakukan setelah sholat Isya' dan dilakukan secara berjamaah. Ibadah tarawih ini merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan umat muslim di seluruh dunia melaksanakannya.
Bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat bagi umat muslim untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Selain itu, bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak amal sholeh seperti sedekah, infak, dan zakat.
Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim).