Bareskrim Polri Selidiki Peretas Situs Resmi KPU, Adi Vivid A Bachtiar: Pelaku Bernama Jimbo

photo author
- Kamis, 30 November 2023 | 20:08 WIB
Dittipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Agustadi Bachtiar saat mengungkapkan kepada wartawan terkait dugaan kasus kebocoran data pemilih, pada situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) (humaspolri.go.id)
Dittipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Agustadi Bachtiar saat mengungkapkan kepada wartawan terkait dugaan kasus kebocoran data pemilih, pada situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) (humaspolri.go.id)

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, mengidentifikasi dugaan kasus kebocoran data pemilih, pada situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kebocoran data pemilih, ini terungkap melalui patroli siber yang rutin dilakukan oleh Dittipidsiber.

"Saat ini, CSIRT (Computer Security Insident Response Team) sedang berkoordinasi langsung dengan KPU, untuk melakukan penyelidikan,"terang Dittipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid A Bachtiar, Kamis (30/11/2023).

Adi Vivid Agustadi Bachtiar menjelaskan, koordinasi intensif tersebut sedang berlangsung antara Bareskrim dan KPU, untuk menyelidiki kasus kebocoran data KPU lebih lanjut.

"Dugaan kebocoran data KPU, kami temukan dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh anggota kami,"katanya.

Baca Juga: Diduga Terlibat Promosi Judi Online, Polri Periksa Artis Yuki Kato Selama 4 Jam

Dalam merespons temuan ini, KPU telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Siber Pemilu dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), untuk memastikan keamanan data pemilih.

Menurut Adi Vivid Agustadi Bachtiar, upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2024.

"Diduga seorang peretas anonim bernama Jimbo, yang mengklaim telah meretas situs KPU dan mengakses data pemilih,"imbuhnya.

Lebih lanjut, Adi Vivid Agustadi Bachtiar menambahkan, Jimbo membagikan sebagian data di forum online.

" Dia mengungkap, bahwa dari total data yang diakses, sejumlah besar merupakan data unik yang hampir identik dengan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU,"pungkasnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humaspolri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X