"Sebenarnya semua elemen masyarakat di desa Jombang sudah dilibatkan. Mulai dari pekerja dan hal teknis. Semua pihak sudah dilibatkan. Kecuali untuk tenaga ahli, memang diambilkan dari pihak lain,"katanya.
Syaifuddin menambahkan, bahwa semua Proyek DAK Integrasi Kawasan Kumuh sudah dikerjakan secara swakelola.
"Jadi tidak ada yang menggunakan kontraktor, kan pakai sistem swakelola. Akan tetapi kita pakai sistem paket, misalnya pekerjaan A atau B dikerjakan orang lain. Meski demikian, pekerja tetap memakai tenaga warga sekitar Proyek DAK. Khusus untuk tenaga ahli itu pengecualian,"tutupnya.***
Artikel Terkait
Bupati Jombang Pastikan Program Pembangunan Kabupaten ke Depan Bersama Kementerian PPN/Bappenas
Bupati Jombang Letakkan Batu Pertama Simbolis Pembangunan Madrasah Muallimin Muallimat di Tambak Beras Jombang
Proyek Rigid Beton Jalan Kabuh Tapen dengan Anggaran Dana APBD 2023 Capai 93 Persen
Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Mushola Ar Riyadh di Polsek Jombang Kota
Penghujung Masa Jabatan Bupati dan Wabup Jombang, Pembangunan Drainase dan Trotoar Jalan Gus Dur Dipercantik