Respon Cepat Atasi Jebolnya Pintu Air Dam Karet Jatimlerek, Pj Bupati Jombang: 3 Pompa Air Diterjunkan

photo author
- Rabu, 15 Mei 2024 | 19:26 WIB
Pj Bupati Jombang, Sugiat merespon cepat keluhan sejumlah petani akibat jebolnya satu pintu air Dam Karet Jatimlerek (jombangkab.go.id)
Pj Bupati Jombang, Sugiat merespon cepat keluhan sejumlah petani akibat jebolnya satu pintu air Dam Karet Jatimlerek (jombangkab.go.id)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pj Bupati Jombang, Sugiat merespon cepat keluhan sejumlah petani akibat jebolnya satu pintu air Dam Karet Jatimlerek, Sungai Brantas Jombang, yang ada di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sebelumnya, sejumlah petani mengeluh akibat rusaknya pintu air Dam Karet Jatimlerek, di dua Kecamatan, yakni Ploso dan Plandaan ini sempat kebingungan untuk mendapatkan pengairan lahan pertaniannya. Namun, kini sudah teratasi.

Pj Bupati Jombang bersama dengan OPD terkait, dalam hal ini Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) bersama Kepala Desa di Kecamatan Plandaan dan Kepala Desa di Kecamatan Ploso mengambil langkah langkah yang sesuai dengan kewenangannya.

Baca Juga: Puluhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Ikuti Uji Kompetensi, Pj Bupati Jombang : Utamakan yang Tulus Mengabdi Bukan Fulus

Dinas PUPR berkoordinasi dengan BBWS dan PU SDA Prov tentang penyiapan 3 pompa, Dinas Pertanian berkoordinasi dengan Gapoktan dan Hippa tentang rencana tanam dan pola tanamnya serta DPMD berkoordinasi dengan Kepala Desa, tentang penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Belanja Tak Terduga.

Sebab, secara pengelolaan Dam Karet tersebut ikut BBWS. Sedangkan DI (Daerah Irigasi) Jatimlerek, ikut kewenangan dari Provinsi.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi menyampaikan, bahwa dari hasil koordinasi, komunikasi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jombang berhasil mengatasi persoalan yang ada.

"Alhamdulillah, berkat respon cepat Bapak Pj Bupati Jombang, hasil dari koordinasi, kolaborasi dan komunikasi yang kita lakukan dengan BBWS Brantas maupun ke provinsi, untuk penanganan sekaligus upaya bantuan air irigasi kini telah teratasi,"terangnya.

Bayu Pancoroadi mengatakan, saat ini pompa air dari PU SDA Provinsi telah tiba di Dam Karet Jatimlerek, yakni dengan kapasitas 500 lt/det. Hari ini akan dikirim lagi 1 buah pompa air dari PU SDA Provinsi, dengan kapasitas 300 lt/det.

"Untuk pompa air dari BBWS dengan kapasitas 400 lt/det, akan trial sambil menunggu kisdam di intake Jatimlerek. Sedangkan untuk BBM juga sudah kita siapkan untuk mensupport pompa air dari BBWS, dengan kebutuhan 25 liter pertama dan akan beroperasi selama 12 Jam sehari. Sebab, pemakaian maksimal 12 jam. Sedangkan untuk 2 Pompa dari PU SDA Provinsi, BBM disediakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur,"katanya.

Dalam hal ini, Pj Bupati Jombang menyambut baik gerak cepat semua pihak dalam mengatasi persoalan jaringan irigasi Jatimlerek. Pihaknya berharap, agar area sawah di sebagian Kecamatan Plandaan dan Kecamatan Ploso bisa teraliri kembali.

Baca Juga: Pj Bupati Jombang Dukung Terwujudnya Sentra Industri Tahu Bersinar di Kecamatan Jogoroto

"Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih atas kerjasamanya dari semua pihak yang telah turut merespon cepat untuk membantu para petani yang terdampak akibat rusaknya pintu Dam Karet. Semoga dengan langkah ini, pasokan air irigasi tidak tersendat dan semuanya bisa kembali berjalan normal,"tuturnya.

Pj Bupati Jombang, putra daerah asal Kecamatan Gudo yang memiliki slogan“Tegas, Responsif dan Bersih" ini menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang untuk membantu permasalahan tersebut, telah mengambil langkah memberikan bantuan BBM selama 2 bulan, yakni mulai dari bulan Mei 2024 sampai Juni 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X