JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, memiliki tanggungjawab besar dalam mempersiapkan generasi muda untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai komitmen untuk memajukan generasi muda, Pj Bupati Sugiat S.Sos., M.Psi.,T menghadiri langsung acara Wisuda Tahfiz Dan Binnadhor Ke III Tahun 2024 M/ 1445 H di Dusun Semanding, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto pada Minggu, (23/06/2024).
Hadir mendampingi Pj Bupati Jombang, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Yayuk Dwi Irawanti Sugiat, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang Drs. Mochamad Saleh, M.Si, yang juga Plt Asisten III, Camat setepat dan segenap pengurus Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Roudlotul As’adiyah.
Baca Juga: Pj Bupati Jombang Hadiri Pisah Sambut Ketua dan Anggota KPU Jombang Periode 2019-2024/2024-2029
Pj Bupati Jombang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan/wisudawati.
"Kalian adalah generasi penerus yang InsyaAllah akan menjadi cendekiawan muslim yang berakhlak mulia dan berkontribusi besar bagi kemajuan umat dan bangsa,"kata Sugiat.
Pj Bupati Jombang menyadari, bahwa dalam era globalisasi ini, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, pendidikan agama, khususnya hafalan Al-Qur'an dan pemahaman yang mendalam terhadap isinya, menjadi sangat krusial.
"Al-Qur'an adalah sumber hikmah dan petunjuk hidup yang abadi, yang jika kita pelajari dan amalkan, akan membawa kita kepada jalan yang benar dan penuh berkah,"ujarnya.
Sugiat menambahkan, bahwa kita akan menuju Indonesia Emas tahun 2045. Tahun 2045 kita akan mendapatkan bonus demografi, berupa penduduk Indonesia usia produktif yang banyak.
"Untuk mempersiapkan itu, saya sebagai PJ Bupati ketiban sampur, harus menyusun RPJPD (Rencana Pembangunan Kangka Panjang Daerah) 2025-2045. Apa yang akan kita capai 20 tahun menuju 2045 yang katanya era Indonesia emas? Apakah era Indonesia Emas bisa kita capai kalau dari sekarang SDM dan anak anak kita tidak dipersiapkan,"imbuhnya.
Pj Bupati Jombang menyayangkan, bahwa di Jombang masih ada kasus anak kurang gizi, juga anak belum dan putus sekolah.
Menurutnya, peran sekolah dan pendidikan amatlah penting. Termasuk pendidikan agama, seperti yang diajarkan di Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Roudlotul As'adiyah Ini.
"Atas nama Pemkab Jombang, saya mengapresiasi Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Roudlotul As’adiyah. Matur sembahnuwun para Kyai, sudah mendidik anak-anak menuju Indonesia Emas 2045,"tuturnya.
Pj Bupati yang juga Mustasyar NU ini menyampaikan, bahwa pendidikan Al-Quran bukanlah sekadar kegiatan formal yang diselenggarakan oleh institusi-institusi pendidikan, melainkan proses pengenalan dan penghayatan ajaran suci Allah SWT yang harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkesinambungan.
Dalam rangka memajukan pendidikan di Kabupaten Jombang, Pemkab Jombang akan selalu membuka diri dan bekerja sama dengan seluruh institusi pendidikan yang ada.
Artikel Terkait
Pj Bupati Jombang dan Forkopimda Safari Ramadhan di Masjid Madinatut Taqwa Peterongan
Serap Aspirasi Masyarakat, Pj Bupati Jombang Safari Ramadhan di Masjid Al Azhar Desa Grobogan Mojowarno
Pj Bupati Jombang Dukung Terwujudnya Sentra Industri Tahu Bersinar di Kecamatan Jogoroto
Pj Bupati Jombang Hadiri Acara Santunan Anak Yatim dan Pengobatan Gratis di Masjid Al Ikhlas Jelak Ombo
Pj Bupati Jombang Sugiat Buka Gedung Gerai Dekranasda Kabupaten Jombang