Ahmad Udi Masjkur mengatakan, bahwa kirab maskot Pilkada 2024 ini merupakan bagian dari upaya mensosialisasikan Pilkada serentak di Jawa Timur. Oleh karena itu, koordinasi antara KPU dengan pihak terkait, seperti Forkopimda harus dilakukan agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan dengan lancar.
"Pilkada serentak 2024, akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mencakup 37 pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 415 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, serta 98 pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Setiap kegiatan Pilkada 2024, tentu memiliki tantangan. Namun dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, maka kami yakin semuanya dapat berjalan aman dan tertib,"katanya.
Lebih lanjut, Ahmad Udi Masjkur menambahkan, kirab maskot Pilkada 2024 ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar lebih memahami proses Pilkada.
"Harapannya masyarakat, terutama pemilih pemula dapat menggunakan hak pilih mereka dengan bijak. Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh pihak terkait untuk menjaga kesehatan dan netralitas, agar Pilkada 2024 di Kabupaten Jombang dapat berlangsung dengan tertib, aman dan damai,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
KPU Jombang Gelar Nobar Pemecahan Rekor MURI Coklit Serentak Sejuta Pemilih Pada Pilkada 2024
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Resmi Dipecat, Teddy Setiadi: Seluruh Pihak Harus Taat Keputusan DKPP
Jelang Pilkada 2024, KPU Jombang Gelar Raker Penyelenggaraan Pemilu Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih
Resmi Daftar ke KPU Jombang, Paslon H. Wasubi dan Salman Dikawal Ratusan Relawan dan Pengurus Partai
KPU Jombang Gelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati