"Satu sisi, untuk menghadapi tekanan akibat semakin terbatasnya lahan pertanian, perubahan iklim yang tidak menentu, serta ketergantungan terhadap bahan kimia yang berdampak pada kerusakan lingkungan,"tuturnya.
Disisi lain, lanjut Teguh Narutomo, regenerasi petani menjadi tantangan serius, karena minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian masih rendah.
"Oleh karena itu, kita sangat memerlukan inovasi baru yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, salah satunya melalui pertanian organik berbasis mikroba,"tegas Pj Bupati Jombang.
Pj Bupati Jombang menambahkan, bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kabinet Merah Putih, juga telah mencanangkan Gerakan Nasional Pangan Merah Putih, untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
"Jombang dengan tematiknya sebagai sebagai daerah agribisnis, tentu akan mendukung dan melaksanakan amanah, untuk merealisasikan terwujudnya Swasembada Pangan,"pungkas Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo.***
Artikel Terkait
Satgassus Polri Pantau Distribusi Pupuk Bersubsidi dan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Karanganyar
Dinas Pertanian Jombang Dukung Peningkatan Produksi Tanaman Perkebunan
Tingkatkan Produksi Tebu, Dinas Pertanian Jombang Berikan Bantuan dan Pembinaan Pada Petani
Dinas Pertanian Jombang Dukung Tingkatkan Produksi Varietas Kopi Unggulan di Wonosalam
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Perhutani KPH Jombang Jalin Sinergi Bersama Polri dan Dinas Pertanian
Perhutani Jombang Dukung Polri dan Dinas Pertanian Sukseskan Swasembada Pangan Nasional