Dinas Pertanian Jombang Dukung Peningkatan Produksi Tanaman Perkebunan

photo author
- Sabtu, 6 April 2024 | 11:53 WIB
Dinas Pertanian Jombang mendukung peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas perkebunan yang menunjukkan kenaikan positif (Rudiyanto)
Dinas Pertanian Jombang mendukung peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas perkebunan yang menunjukkan kenaikan positif (Rudiyanto)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Sektor Pertanian dan perkebunan memang bukan pendongkrak utama ekonomi Jombang, namun produksi dan produktivitas hasil Pertanian sangat mempengaruhi bergeraknya sektor lain.

Perkembangan sektor lain di Kabupaten Jombang, memiliki korelasi positif dengan sektor pertanian, dalam arti dimana peningkatan sektor pertanian akan selalu diimbangi oleh peningkatan sektor lain yang ada.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa Pertanian merupakan soko guru pembangunan perekonomian di Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Cara Menanam Kacang Tanah untuk Pertanian Salah Satunya Dapat Meningkatkan Kesuburan Tanah

Kepala Dinas Pertanian Jombang, M Roby dalam keterangannya mengatakan, bahwa sub sektor perkebunan merupakan salah satu penyumbang PDRB terbesar pada sektor pertanian. Pada tahun 2022 pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai Rp45. 930 milyar, naik dari tahun 2021 sebesar Rp41.747 milyar.

"Pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Jombang, semakin hari menunjukan tren positif mengingat potensi yang luar biasa, dengan komoditas unggulan seperti tembakau, tebu, dan kopi menjadikan peluang pengembangan kedepan dalam rangka peningkatan pendapatan petani perkebunan,"katanya.

M Rony menyebut, secara data statistik pengembangan perkebunan rakyat di Kabupaten Jombang masih di dominasi oleh komoditas tebu yang pada tahun 2023 ini luas areal tanaman sebesar 10.543 ha, dengan produksi 826.711,97 ton (tebu giling. Jika dibandingkan angka statistik Jawa Timur, posisi Kabupaten Jombang menempati peringkat ke 4 se Jawa Timur, yakni (Kabupaten Malang, Lumajang, Blitar dan Jombang).

Kemudian komoditas tembakau seluas 5.590,5 ha, dengan produksi daun basah 57.941,3 ton (daun basah). Jika dibandingkan angka statistik Jawa Timur, posisi Kabupaten Jombang menempati peringkat ke 6, yakni (Jember, Probolinggo, Bojonegoro, Pamekasan, Situbondo dan Jombang).

Sedangkan komoditas kopi dengan luas areal 1.203 ha, dengan produksi green bean sebesar 99,3 ton dari data statistik kabupaten jombang menempati posisi peringkat ke 12, yakni (Malang, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Blitar, Kediri, Pasuruan, Lumajang, Situbondo, pcitan, Madiun dan Jombang).

"Oleh karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, memberikan perhatihan sepenuhnya terhadap peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas perkebunan yang semakin tahun menunjukkan kenaikan positif,"tutur M Rony.

Menurutnya, dari segi produksi dan produktivitas, tentu dengan didukung oleh kegiatan pemenuhan sarana budidasa sampai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia petani di kabupaten jombang dari hulu sampai dengan hilirnya.

"Kabupaten Jombang selain memiliki potensi produksi tanaman pangan, komoditas perkebunan merupakan komoditas potensial yang layak dikembangkan di Kabupaten Jombang,"ucapnya. 

Baca Juga: Satgassus Polri Pantau Distribusi Pupuk Bersubsidi dan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Karanganyar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Rudiyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X