Antisipasi Terjadinya Banjir, Dinas PUPR Jombang Normalisasi Saluran Avour Jasem di Desa Watugaluh

photo author
- Jumat, 28 Februari 2025 | 17:40 WIB
Dinas PUPR Jombang Normalisasi Saluran Avour Jasem di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek  (harianbhirawa.com)
Dinas PUPR Jombang Normalisasi Saluran Avour Jasem di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek (harianbhirawa.com)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus menjaga kondisi saluran di Kabupaten Jombang agar tetap optimal.

Salah satu yang dilakukan Dinas PUPR Jombang, adalah menjaga aliran Avour Jasem di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek.

Di aliran Avour Jasem, normalisasi dilakukan bidang Sumberdaya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang sejak sepekan terakhir. Diantaranya yaitu dilakukan pembersihan dan normalisasi saluran tersebut.

"Aliran di Avour Jasem, ini merupakan usulan dari pihak desa, karena kondisi salurannya pun memang terlihat sudah cukup parah,"kata Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, Kamis (20/02/2025).

Menurut Bayu Pancoroadi, kondisi aliran Avour Jasem memang mengalami pendangkalan parah karena sedimentasi. 

Baca Juga: Dinas PUPR Jombang Sosialiasi Kewenangan dan Tanggungjawab Konsultan Pengawas Pekerjaan Konstruksi

"Kondisi parah karena adanya penumpukan sampah dan rimbunan bambu, sehingga membuat luas penampangnya terus menyempit,"ujarnya.

Oleh karena itu, jika musim hujan datang, maka aliran Avour Jasem menjadi sarang air dan akhirnya meluber.

"Beberapa titik banjir di Desa Watugaluh dan Desa Keras, itu salah satunya dipicu dari aliran Avour Jasem ini,"ungkapnya.

Dengan normalisasi ini, Bayu Pancoroadi melakukan pengerukan untuk memperdalam Avour Jasem tersebut. Kemudian, untuk luas penampang Avour Jasem pun juga diperlebar.

"Untuk pelebaran kita menyesuaikan dengan lokasi dan kondisi awalnya. Ada yang lima meter, dan ada juga yang delapan meter,"sebutnya.

Sesuai dengan keinginan desa, maka pekerjaan normalisasi akan dilakukan sepanjang 1,4 kilometer.

"Alat berat masih akan standby dan melakukan kegiatan disana hingga tiga minggu ke depan,"imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X