Bupati Jombang Warsubi Dampingi Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Ba'i Al Karim di Perak

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Selasa, 11 Maret 2025 | 15:50 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak (jombangkab.go.id)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Senin (10/3/2025).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan dengan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah, didampingi oleh Bupati Jombang Warsubi dan Pengurus sekaligus Pendiri Masjid Ba'i Al Karim H. Juliono.

Masjid satu lantai perpaduan desain Jawa dan Timur Tengah ini dibangun dengan dana pribadi H. Juliono sebesar Rp2,6 miliar. Masjid ini dibangun untuk mengenang almarhum ayahanda H. Juliono yang telah meninggal dunia, serta sebagai bakti kepada kedua orang tua.

Baca Juga: Usai Dilantik, Wakil Bupati Jombang Gus Salman Hadiri Sedekah Desa di Mojoagung

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa keberadaan Masjid Ba'i Al Karim ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ke-Islaman bagi masyarakat di Desa Sukorejo. Serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Dengan adanya Masjid Ba'i Al Karim ini kami harap masyarakat bisa senantiasa memakmurkan masjid dan memakmurkan jama'ahnya dengan berbagai kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi kemajuan masyarakat, serta pembentukan karakter masyarakat di Desa Sukorejo dan masyarakat Jombang pada umumnya,"katanya.

"Kita berharap Masjid ini tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan keislaman yang menguatkan persatuan, bina akhlak generasi muda, dan menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat,"tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengapresiasi pembangunan Masjid Ba'i Al Karim yang dibangun sebagai bukti bakti seorang anak kepada orangtuanya. Menurutnya, masjid ini akan menjadi amal jariyah yang tak pernah putus.

"Ini yang menjadikan kita selalu memohon kepada Allah SWT untuk menganugerahkan putra putri yang soleh salehah. Karena ini jariyah yang akan terus mengalir kepada orang tua yang telah dipanggil Allah SWT. Putra putri yang soleh solehah ini akan terus memberseiringi kehidupan orang tua yang sudah dipanggil Allah dengan amal jariyahnya,"ujarnya.

Gubernur Khofifah juga mengucapkan selamat kepada Pak H. Juliono telah selesai melakukan pembangunan masjid secara sendirian.

"Biasanya kalau orang amal itu "ngajak-ngajak", ini rupanya baktinya beliau pada ayahandanya maka masjid ini diberi nama Ba'i Al Karim,"imbuhnya.

Gubernur Khofifah juga berpesan, agar selama bulan Ramadan, masyarakat dapat menjaga kesantunan baik dalam bertindak maupun bertutur kata. Jika ada perbedaan pendapat atau pandangan, ia menyarankan agar didiskusikan secara terbuka.

"Bulan Ramadan ini mengajarkan kepada kita sikap kesantunan. Apabila ada perbedaan bisa didiskusikan dengan saling terbuka tanpa ada perselisihan. Tetap menyampaikan dalam cara santun, kebersahajaan, dan saling menghormati satu dengan yang lain,"pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X