"Oleh karena itu, saya berharap Dinas Pertanian, penyuluh pertanian lapangan, pengamat organisme pengganggu tumbuhan, dan petugas lapangan dapat membina petani agar dapat berbudidaya lebih baik,"katanya.
Baca Juga: Bupati Jombang Sumbangkan Gajinya untuk Pemberdayaan Masyarakat Melalui Baznas, Segini Besarannya
"Mari kita tingkatkan produksi dengan cara yang lebih cerdas, yaitu budidaya hemat, lingkungan selamat, dan produk yang lebih sehat,"tambahnya.
Pemkab Jombang juga mendorong pemberdayaan ekonomi desa melalui kegiatan ini. Potensi pembuatan pupuk organik, pestisida nabati, dan bahan pertanian lainnya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai usaha ekonomi produktif berbasis pertanian. Pemerintah desa pun didorong untuk mendukung melalui pemanfaatan dana desa.
"Mudah-mudahan Desa Kendalsari dapat menjadi model pengembangan desa pertanian mandiri, dengan pendekatan budidaya dan manajemen tanaman sehat,"harap Bupati Warsubi.
Sementara itu, Kades Kendalsari Mulyadi mengaku optimistis akan semakin memperluas Tambah Tanam dari 20 Hektar saat ini, menjadi 100 hektar kedepannya.
"Kami mewakili para petani, berharap adanya bantuan alat untuk pembuatan pupuk bokasi manual untuk produksi agen hayati dan sebagainya dari Pemerintah,"tutupnya.***
Artikel Terkait
Bupati Jombang Warsubi Lantik Septia Adek Pratama Sebagai KDAW Desa Sumberaji Kabuh
Nur Hadi Resmi Dilantik Sebagai KDAW Desa Wangkalkepuh Gudo, Bupati Jombang Tekankan 7 Poin Ini
Peduli di Bulan Ramadan, Bupati Jombang Serahkan Bantuan Sosial ke Ribuan PPKS dan PSKS
Respon Cepat Keluhan Masyarakat, Abah Bupati Jombang Atasi Jalan Rusak Jelang Lebaran
Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab