Pemkab Jombang Dorong Produktivitas Petani Tembakau dan Salurkan Bantuan Sosial di Kabuh

photo author
- Selasa, 20 Mei 2025 | 16:00 WIB
Pemkab Jombang Dorong Produktivitas Petani Tembakau dan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Tanjungwadung Kabuh  (jombangkab.go.id)
Pemkab Jombang Dorong Produktivitas Petani Tembakau dan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Tanjungwadung Kabuh (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menunjukkan komitmennya terhadap penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat, melalui kegiatan sosialisasi turun tanam tembakau dan penyaluran bantuan sosial di Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh, pada Senin (19/5/2025).

Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin hadir langsung dalam kegiatan yang turut melibatkan Forkopimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang. 

Baca Juga: Pemkab Jombang Salurkan BLT DBHCHT Bagi Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok di Desa Bendungan

Dalam sambutannya, Bupati Jombang menegaskan pentingnya tembakau sebagai komoditas unggulan di wilayah utara Brantas.

Selain itu, ia juga mendorong para petani untuk melakukan persiapan musim tanam secara optimal guna meningkatkan kualitas dan produktivitas tembakau, sekaligus mengantisipasi tantangan perubahan iklim.

"Kita sambut musim tanam ini dengan persiapan matang agar hasil tembakau meningkat. Pemerintah siap mendukung melalui sinergi antar-OPD dan pendanaan dari DBHCHT,"terangnya.

Warsubi mengatakan, integrasi pengembangan tembakau dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan akses modal, teknologi, hingga pemasaran.

Menurut data, luas lahan tembakau di Jombang mencapai 6.154,40 hektare pada 2024, dengan potensi perputaran ekonomi sekitar Rp335,86 miliar.

Pemkab Jombang juga memperkenalkan varietas unggulan lokal, seperti Jinten Pakpie 1, Jinten Pakpie 2, dan Manilo. Namun, Bupati Jombang menekankan perlunya peningkatan budidaya dan penguatan strategi pemasaran guna menghadapi fluktuasi harga.

Selain sektor pertanian, Pemkab Jombang juga menyalurkan program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) kepada 35 keluarga di Kecamatan Kabuh secara simbolis.

"Tahun ini, program PK-RTLH menargetkan perbaikan 52 unit rumah di dua kecamatan, Kabuh dan Ngusikan,"ujar Warsubi.

Bupati Jombang juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Jatim dan masyarakat desa, atas keberhasilan program tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X