Jadi yang Pertama di Jatim, Ribuan Warga Hadiri Festival Balon Udara Tulungagung 2025

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Senin, 9 Juni 2025 | 08:30 WIB
Ribuan warga memadati Desa Notorejo Tulungagung menyaksikan kemeriahan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025 (Humas Polres Tulungagung)
Ribuan warga memadati Desa Notorejo Tulungagung menyaksikan kemeriahan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025 (Humas Polres Tulungagung)

 

TULUNGAGUNG, MOCOSIK.COM – Ribuan warga memadati Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung sejak pagi hari, Minggu (8/6/2025), untuk menyaksikan kemeriahan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025.

Festival ini menjadi festival balon udara pertama di Jawa Timur dan disambut antusias masyarakat.

Sebanyak 39 tim turut serta dalam festival ini, terdiri dari 18 tim dari Tulungagung, 1 tim dari Trenggalek, dan 20 tim dari Wonosobo.

Balon udara dengan berbagai desain unik dan warna-warni, ini menghiasi langit Tulungagung. Selain atraksi balon, festival juga dimeriahkan oleh pertunjukan reog kendang, paramotor, dan lebih dari 200 stan UMKM lokal.

Baca Juga: Ungkap Kasus Kejahatan Selama 12 Hari, Polres Tulungagung Tangkap 38 Pelaku

Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival yang digagas oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi.

"Kami sangat mendukung penuh festival ini. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk solusi terhadap persoalan balon udara liar yang membahayakan,"terangnya.

Menurut Gatut, festival ini merupakan strategi cerdas untuk mengatasi tradisi penerbangan balon udara liar yang sering menimbulkan gangguan penerbangan, kebakaran, dan masalah sosial lainnya.

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, bahwa festival ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dalam menerbangkan balon secara liar menjadi kegiatan yang terorganisir dan aman.

"Dulu balon udara menjadi masalah, sekarang kita ubah menjadi potensi wisata yang memberi manfaat ekonomi dan sosial,"katanya.

Ia juga menyebutkan, bahwa festival ini akan menjadi ikon baru bagi Tulungagung.

"Kalau di Jawa Tengah ada Wonosobo, maka di Jawa Timur, balon udara akan identik dengan Tulungagung,"tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian UMKM. Staf Khusus Kementerian UMKM, Hasby M. Zamri, menilai festival ini tidak hanya menciptakan hiburan, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Humas Polres Tulungagung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X