SIDOARJO, MOCOSIK.COM – Kasus pengeroyokan brutal terjadi di depan Pabrik Gula Candi, Sidoarjo, pada Sabtu (5/7/2025).
Seorang remaja laki-laki berinisial M.A.F.Z (16), asal Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, menjadi korban penganiayaan oleh tujuh pemuda, hanya karena dituding sebagai“gangster”.
Tujuh pelaku kini telah diamankan Unit Reskrim Polresta Sidoarjo. Mereka adalah ZMA (19) dan KSP (20) warga Gajah Magersari, FNW (18), AC (15), dan RF (16) warga Desa Kloposepuluh, BA (14) warga Ketintang Surabaya, serta AMP (17) dari Klampok, Banjarnegara.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Fahmi Amarullah menjelaskan, insiden bermula saat kelompok korban melintas di area jalan yang diduga sering dijadikan lokasi balap liar.
Salah satu dari mereka menyalakan petasan dan menggesekkan jagang tengah ke aspal, memancing perhatian kelompok pemuda yang sedang nongkrong.
"FNW meneriaki korban dengan kata 'gangster’, lalu para pelaku langsung mengejar,"kata Kompol Fahmi saat konferensi pers, Rabu (9/7/2025).
Korban yang berada di posisi paling belakang akhirnya dipepet oleh ZMA dan KSP. Ia dipukul hingga jatuh dari sepeda motornya, kemudian mengalami luka dan harus dilarikan ke RSUD Sidoarjo.
Dalam penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 4 unit ponsel, 2 jaket hoodie hitam, 1 celana pendek cokelat, 1 ikat pinggang, 1 jaket cokelat muda, 1 helm, dan 2 sepeda motor.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76C UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan penjara, serta Pasal 170 Ayat (1) KUHP (ancaman 5 tahun 6 bulan) dan Pasal 358 KUHP (ancaman 2 tahun 8 bulan).
"Kami tegaskan, kasus pengeroyokan apapun motifnya akan kami tindak tegas,"pungkas Kompol Fahmi.***
Artikel Terkait
Anak-anak di Sidoarjo Ungkap Kesan Manis Salaman dengan Prabowo: Momen Langka!
4 Tersangka Pencuri Pipa Stainless di Tjiwi Kimia Sidoarjo Ditangkap Polisi, Fahmi Amarullah: Hingga Lima Kali
Hendak Edarkan Sabu, Seorang Kurir di Sidoarjo Dibekuk Polisi
PLN Tambah Daya RSUD Sidoarjo, Dukung Layanan Kesehatan Lebih Andal
Dugaan Maladministrasi di Sempadan Sungai Afvour Desa Karangbong, Ombudsman RI Jatim Akan Panggil OPD Sidoarjo