KOPI Jombang Rayakan 16 Tahun Lewat Pameran Lukisan Membentang Ijo-Abang

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Kamis, 31 Juli 2025 | 08:27 WIB
Komunitas Pelukis Jombang (KOPI Jombang) menggelar Pameran Lukisan "Membentang Ijo-Abang"  (Dinas Kominfo Jombang)
Komunitas Pelukis Jombang (KOPI Jombang) menggelar Pameran Lukisan "Membentang Ijo-Abang" (Dinas Kominfo Jombang)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Komunitas Pelukis Jombang (KOPI Jombang) menggelar Pameran Lukisan "Membentang Ijo-Abang" ke-10 di GOR Merdeka Jombang, Rabu malam (30/7/2025).

Mengusung tema "Metafora", pameran ini sekaligus menjadi perayaan 16 tahun eksistensi komunitas tersebut dalam dunia seni rupa lokal.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua DPRD HM Syarif Hidayatullah, S.T., M.MT.(Gus Sentot), serta sejumlah pejabat Forkopimda. 

Baca Juga: Bupati Jombang Tindaklanjuti Fatwa MUI Soal Sound Horeg: Akan Diatur Volume dan Jam Penggunaan

Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi KOPI Jombang. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan seni sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

"Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini. Selamat ulang tahun untuk KOPI Jombang, semoga makin solid dan terus menumbuhkan semangat berkesenian di Jombang,"ujar Bupati.

Pembina KOPI Jombang, Eko Utomo, menjelaskan bahwa tema "Metafora" merupakan simbol harapan baru atas kepemimpinan daerah yang baru.

"Ini harapan kami kepada Abah Warsubi dan Gus Salman agar terus terbuka dan mendukung pelaku seni di Jombang,"katanya.

Selain pameran karya dari para pelukis dewasa, acara ini juga diramaikan lomba melukis tingkat pelajar. Sebanyak 30 peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA dipilih untuk menampilkan karya terbaik mereka, yang dinilai oleh pengunjung. 

Baca Juga: Empat Program Terintegrasi Resmi Diluncurkan di Taman Taruna Jombang, Bupati Warsubi Tekankan Sinergi dan Perlindungan Sosial

Bupati Warsubi turut memberikan motivasi kepada para peserta muda agar terus mengasah bakat di bidang seni. Ia menyebut seni sebagai jalur kontribusi generasi muda terhadap bangsa.

Tak hanya menampilkan seniman lokal, pameran ini juga menghadirkan 11 pelukis dari luar kota. Sejumlah karya dipajang dengan media yang tak lazim, seperti batik hingga ampas kopi, mencerminkan kreativitas tanpa batas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Warsubi juga berinteraksi langsung dengan para seniman, termasuk menandatangani lukisan karya anak-anak dan menerima lukisan wajah dirinya dalam beragam gaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X