Bagi warga, puncak perayaan ini bukan sekadar hiburan, melainkan momentum kebersamaan.
"Saya senang sekali, bisa nonton wayang dan ketemu Cak Percil. Rasanya seperti lebaran kedua,"kata Suyatno, salah satu penonton yang datang bersama keluarganya.
Dengan usia yang mendekati seribu tahun, Desa Karangdagangan terus berupaya menjaga identitasnya sebagai desa yang memegang teguh nilai tradisi di tengah arus modernisasi.
Malam itu, wayang kulit dan tawa warga menjadi penanda bahwa budaya dan kebersamaan masih hidup di hati masyarakatnya.
Hadir pada acara tersebut diantaranya: Forkopimcam Bandarkedungmulyo, Kepala Desa Karangdagangan H. Tambit, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bambang Nurwijanto.***
Artikel Terkait
Perumdam Tirta Kencana Jombang Gandeng Kejaksaan Negeri Perkuat Tata Kelola dan Cegah Masalah Hukum
20 Link Twibbon HUT RI ke 80: Cara Mudah Meriahkan Kemerdekaan Secara Online
Kadivre Perhutani Jatim Lantik Administratur KPH Jombang dan Beri Pembinaan Karyawan
Administratur KPH Jombang Silaturahmi dan Ngopi Bareng dengan Jurnalis Mitra Perhutani
Badan Anggaran DPRD Jombang Gelar Rapat Persiapan Pembahasan APBD 2026