Pemkab Jombang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama, Umumkan Penurunan PBB-P2 Tahun 2026

photo author
- Jumat, 5 September 2025 | 09:11 WIB
Pemkab Jombang bersama Forum Rakyat Jombang menggelar Tasyakuran dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa (Rudiyanto)
Pemkab Jombang bersama Forum Rakyat Jombang menggelar Tasyakuran dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa (Rudiyanto)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Suasana khidmat menyelimuti Taman Kebonrojo saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, bersama Forum Rakyat Jombang menggelar Tasyakuran dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, Kamis (4/9/2025).

Acara ini dihadiri Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, ormas, LSM, dan warga Jombang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi mengumumkan kebijakan penting terkait Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Baca Juga: Bupati Warsubi Pastikan PBB-P2 Jombang 2026 Turun, Warga Bisa Ajukan Keberatan ke Bapenda

Setelah terus naik dalam empat tahun terakhir, pada 2026 PBB-P2 Jombang justru akan diturunkan dari Rp 43,1 miliar (2025) menjadi Rp 28,3 miliar.

"Jika beberapa tahun terakhir PBB-P2 terus meningkat, maka untuk tahun 2026 akan kami turunkan. Langkah ini kami ambil agar kebijakan fiskal tidak memberatkan masyarakat,"terangnya.

Penurunan ini didasarkan pada revisi Perda Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang telah ditandatangani 13 Agustus 2025. Dengan demikian, terdapat pengurangan sebesar Rp 14,8 miliar.

Pemkab Jombang juga membuka mekanisme keberatan bagi masyarakat yang merasa terbebani PBB-P2 2025, baik melalui Bapenda maupun kepala desa.

Bupati Warsubi berpesan agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan waspada terhadap provokasi di tengah derasnya arus informasi.

"Mari kita jaga Jombang sebagai daerah yang damai, guyub rukun, adem ayem, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan toleransi,"ucapnya.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan turut mengingatkan pentingnya menjaga rasa aman di wilayah.

"Kami yakin Abah Bupati dan Gus Wabup dapat menciptakan kesejahteraan untuk warga Jombang,"ujarnya.

Acara doa bersama ditutup dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar Jombang senantiasa aman, damai, serta penuh keberkahan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X