Pemkab Jombang Hadiri Rakornas TPAKD 2025, Dorong Akses Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:44 WIB
Pemkab Jombang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2025 (jombangkab.go.id)
Pemkab Jombang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2025 (jombangkab.go.id)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses keuangan masyarakat dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2025.

Kegiatan yang digelar di Ballroom Danarote Balai Kartini, Jakarta, Kamis (10/10/2025), itu dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.Si., Inspektur Kabupaten Abdul Madjid Nindyagung, S.H., M.Si., serta Kepala BKPSDM Jombang Drs. Anwar, M.KP.

Mengusung tema“Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah”, Rakornas ini menjadi ajang penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan keuangan untuk menyusun langkah strategis dalam memperkuat perekonomian melalui inklusi keuangan. 

Baca Juga: Pemkab Jombang Tandatangani Nota Kesepakatan Restorative Justice

TPAKD sendiri merupakan forum koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga jasa keuangan.

Tujuannya, memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, serta nelayan.

Bupati Jombang, Warsubi menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Jombang dalam Rakornas ini menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pemerataan akses keuangan.

"Kami berkomitmen memastikan setiap warga Jombang, khususnya pelaku UMKM dan masyarakat desa, memiliki akses yang mudah dan terjangkau terhadap layanan keuangan formal,"tegasnya.

"Peningkatan akses keuangan bukan hanya soal permodalan, tapi juga soal literasi keuangan agar masyarakat mampu mengelola dana dengan bijak, menghindari rentenir, dan menjadikan usaha mereka berkelanjutan,"tambah Bupati Warsubi.

Menurutnya, dengan meningkatnya inklusi keuangan, daya tahan ekonomi lokal akan semakin kuat dan mampu memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejumlah manfaat utama TPAKD bagi masyarakat antara lain:

Penyediaan Permodalan Produktif.
Melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), masyarakat dapat memperoleh pembiayaan yang mudah, cepat, dan berbiaya rendah untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro dan sektor unggulan daerah.

Peningkatan Literasi Keuangan.
Program TPAKD juga fokus pada edukasi keuangan agar masyarakat mampu menabung, berinvestasi, serta mengambil keputusan finansial secara cerdas dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X