Kemenag dan Kemenbud Gelar Santri Film Festival, Pendaftaran Dibuka 10 November 2025

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Kemenag dan Kemenbud menggelar Santri Film Festival (SANFFEST) 2025  (dok.istimewa)
Kemenag dan Kemenbud menggelar Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 (dok.istimewa)



 

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) akan menggelar Santri Film Festival (SANFFEST) 2025, sebuah ajang sinema pesantren berskala nasional dengan tema“Santri Memandang Dunia Melalui Lensa Budaya.”

Festival ini menjadi wadah bagi para santri dari seluruh Indonesia untuk menyalurkan kreativitas, menggali nilai-nilai pesantren, serta menghadirkan perspektif keislaman dan kebangsaan melalui karya film pendek.

SANFFEST 2025 menegaskan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga ruang kebudayaan yang hidup, adaptif, dan dinamis. 

Baca Juga: Kemenag dan Kemenkum Tegaskan Pasal 44 UU Zakat Tak Langgar UUD 1945

"Gerakan sinema santri ini adalah bagian dari kebangkitan kebudayaan berbasis nilai Islam dan kearifan lokal. Kami ingin memastikan pesantren turut menjadi pelaku aktif dalam ekosistem perfilman nasional,"ujar Fadhli Sapawie, saat pertemuan di ruang rapat Direktur Pesantren Kemenag, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Kolaborasi lintas kementerian ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi antara pendidikan keagamaan dan pengembangan kebudayaan nasional.

Kemenag melalui Direktorat Pesantren berperan dalam fasilitasi jejaring pesantren di seluruh Indonesia serta mendorong munculnya sineas muda dari kalangan santri.

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said menambahkan, Santri Film Festival menjadi bukti bahwa pesantren kini semakin terbuka terhadap dunia kreatif tanpa kehilangan ruh spiritualitas dan tradisi khasnya.

"Film adalah medium dakwah kultural yang sangat efektif di era digital. Melalui SANFFEST 2025, para santri belajar mengemas nilai-nilai Islam, kearifan lokal, dan pesan kemanusiaan universal dalam bahasa visual yang dapat diterima masyarakat luas,"jelas Basnang.

Rangkaian SANFFEST 2025 dimulai dengan Ta’aruf Film, menghadirkan tokoh nasional seperti Habiburrahman El Shirazy, Deddy Mizwar, Asma Nadia, dan Ustadz Erick Yusuf.

Mereka akan berbagi pandangan tentang nilai-nilai syariat dalam seni perfilman serta praktik produksi film berbasis nilai dan kearifan lokal.

Festival ini juga membuka workshop daring nasional pada 25 Oktober – 9 November 2025, meliputi pelatihan penulisan skenario, penyutradaraan, sinematografi, penyuntingan gambar, dan tata suara.

Hasil karya para peserta akan dikurasi oleh tim profesional dari kalangan sineas, akademisi pesantren, dan praktisi budaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X