DENPASAR, MOCOSIK.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat transformasi pelayanan publik sebagai bagian dari program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri.
Wujud nyata dari langkah tersebut tampak saat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung implementasi Pamapta dan peningkatan pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polresta Denpasar, Polda Bali.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari agenda pembenahan menyeluruh Polri untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang cepat, adil, dan transparan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Polri Ungkap 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun
Mengacu pada instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., seluruh SPKT, mulai dari tingkat Polsek hingga Polda akan direvitalisasi secara menyeluruh.
Revitalisasi ini melibatkan penguatan fungsi Pamapta sebagai sistem komando terintegrasi yang bertugas merespons laporan masyarakat dengan cepat, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta menindaklanjuti gangguan kamtibmas secara tepat dan terukur.
Setiap laporan masyarakat nantinya akan langsung terhubung ke jaringan pengawasan terpadu dari Mabes Polri hingga ke wilayah, memastikan respons cepat, transparan, dan akuntabel di seluruh Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi sejumlah pejabat tinggi Polri, di antaranya Irjen Pol. Umar Effendi, S.I.K., M.Si. (Kasatgas Penjamin Mutu Akselerasi Transformasi Polri), Irjen Pol. Iman Prijantoro, S.H. (Analis Kebijakan Utama Bidang Manajemen Operasional Itwasum Polri), Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. (Kapolda Bali), serta jajaran utama Polda dan Polresta Denpasar.
Komjen Dedi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama Polri dalam mewujudkan lembaga kepolisian yang profesional dan modern.
"Pamapta harus berani dan tegas memimpin serta mengarahkan piket fungsi, karena Pamapta adalah Kapolres di luar jam dinas,"tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian pola patroli berdasarkan tingkat kerawanan wilayah agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Polri akan meluncurkan pilot project penerapan Pamapta pada pelaksanaan Apel Kasatwil mendatang sebagai model nasional peningkatan efektivitas respon lapangan.
Dalam kesempatan itu, Wakapolri turut memeriksa peningkatan fasilitas di SPKT agar masyarakat merasa nyaman saat melapor.
Artikel Terkait
Bareskrim Polri Jenguk Anak Terlantar Korban Penyiksaan Orang Tua
Polres Jombang Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara, Bupati Warsubi: Polri Harus Semakin Dekat dengan Rakyat
Perhutani dan Polri Tanam Jagung Serentak di Jombang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Prabowo Perintahkan Jaksa Agung-Polri Usut dan Tindak Penipuan Beras: Ini Menikam Rakyat!
Polri Tegas Tindak Anggota Membelot, Eks Polisi Aske Mabel Divonis 8 Tahun Penjara