Menurutnya, sinergi antar-kementerian ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sosial dan transportasi dapat berjalan seiring, menghubungkan manusia dengan harapan.
"Transportasi adalah tulang punggung mobilitas manusia, sedangkan kerja sosial adalah tulang punggung kemanusiaan. Ketika keduanya disatukan, keadilan sosial bergerak nyata dalam kehidupan masyarakat kecil,"imbuh Gus Ipul.
Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Tahun ini, 28 unit bus sekolah akan diserahkan ke berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.
Hingga saat ini tercatat 166 Sekolah Rakyat dengan hampir 16.000 siswa dari keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga mencapai 200.000 siswa pada 2027.***
Artikel Terkait
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Abah Warsubi Lobby Mensos Bawa Pulang Rp675 Miliar untuk Jombang
Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab
Mensos Gus Ipul Kunjugi Lokasi Calon Sekolah Rakyat di Kompleks SMAN 16 Samarinda
Kabar Baik! Bansos BPNT Rp400 Ribu Cair Mulai Juni–Juli, Ini Kata Mensos Gus Ipul
Mensos Gus Ipul: 1,6 Juta KPM Selesai Buka Rekening Kolektif, Sisanya Masih Proses