Emil juga menyoroti potensi hilirisasi tebu untuk energi hijau, termasuk pemanfaatannya sebagai bahan baku bio metanol, yang dinilai menjadi peluang besar bagi kemandirian energi nasional.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wagub Emil menyerahkan Traktor Roda 4 kepada sejumlah Gapoktan. Bantuan ini diharapkan mempercepat mekanisasi dan efektivitas proses bongkar ratoon.
Agenda dilanjutkan dengan penanaman tebu secara simbolis oleh Wagub Emil, Bupati Warsubi, dan jajaran Forkopimda Jombang.
Program percepatan swasembada gula diyakini membawa dampak signifikan bagi petani.
Kenaikan produktivitas dan rendemen akan meningkatkan pendapatan petani. Sementara meningkatnya produksi lokal khususnya dari Jawa Timur yang menyumbang hampir 50% produksi nasional, akan membantu menjaga stabilitas pasokan serta harga gula konsumsi.
Selain itu, pengembangan areal tebu membuka peluang bagi industri turunan seperti bio etanol, yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Sinergi Cegah Narkoba, Camat Plandaan Hadiri Tabligh Akbar Bersama Polres Jombang
Wakil Ketua II DPRD Jadi Juri Lomba Desain Batik Lokal di Jombang Fest 2025
Jadi Juri Grand Final Guk Yuk Jombang 2025, Begini Harapan Wakil Ketua II DPRD Jombang
Dinsos Jombang Tindaklanjuti Aduan Lansia Tak Terima Bansos, Data Penerima Ternyata Dinonaktifkan karena Meninggal
Jombang Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Terbaik Implementasi Industri Hijau se-Jawa Timur