Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan Jebol, Dinas PUPR Jombang Lakukan Penanganan Darurat

photo author
- Rabu, 14 Januari 2026 | 14:32 WIB
Dinas PUPR Jombang Tuntaskan Penanganan Darurat Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Kecamatan Bandarkedungmulyo yang jebol (dok.istimewa)
Dinas PUPR Jombang Tuntaskan Penanganan Darurat Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Kecamatan Bandarkedungmulyo yang jebol (dok.istimewa)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan mengalami jebol pada Sabtu (10/1/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di sisi kanan tanggul yang berlokasi di Dusun Karang Asem, Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, tepatnya di wilayah hulu BPP 36.

Akibat kejadian tersebut, tanggul jebol dengan panjang kurang lebih 8 meter. Jebolnya tanggul menyebabkan genangan air yang berdampak pada areal persawahan, serta permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang bergerak cepat melakukan penanganan darurat guna meminimalisir dampak yang lebih luas. 

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kelayakan Bangunan Gedung, Dinas PUPR Jombang Gelar Bimtek MEP

"Penanganan dilakukan dengan mengerahkan alat berat dan tenaga teknis, didukung oleh UPT PSDA Perak serta UPI Mrican,"terang Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, ST, MT.

Selain itu, proses penanganan juga melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Desa Karangdagangan, Koramil setempat, serta jajaran Kepolisian.

"Keterlibatan lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan aman, lancar, dan terkendali,"kata Bayu.

Setelah dilakukan penanganan secara intensif selama beberapa hari, penanganan darurat tanggul jebol tersebut selesai pada Selasa (13/1/2025).

"Kami memastikan kondisi tanggul telah kembali aman dan aliran air pada saluran induk dapat dikendalikan dengan baik,"pungkas Kadis PUPR Jombang.

Dinas PUPR Kabupaten Jombang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan aliran air, khususnya pada musim hujan, serta segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan infrastruktur pengairan di wilayah masing-masing.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X