RSUD Jombang Perkuat Layanan Bedah Minimal Invasif, Sayatan Kecil Pemulihan Lebih Cepat

photo author
- Jumat, 30 Januari 2026 | 13:12 WIB
RSUD Jombang terus meningkatkan layanan bedah minimal invasif dengan teknologi laparoskopi dan laser (dok.istimewa)
RSUD Jombang terus meningkatkan layanan bedah minimal invasif dengan teknologi laparoskopi dan laser (dok.istimewa)



 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – RSUD Jombang terus memperkuat kualitas pelayanan bedah bagi masyarakat melalui penerapan teknologi minimal invasif.

Inovasi ini kembali disosialisasikan dalam program Humas RSUD Jombang Menyapa, Rabu (21/1) pagi.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dokter spesialis bedah RSUD Jombang, dr Ida Bagus Trisnanda, SpB, M.Ked.Klin, yang menjelaskan keunggulan teknik bedah minimal invasif dibandingkan operasi konvensional.

"Minimal invasif dilakukan dengan sayatan kecil. Tujuannya untuk meminimalkan trauma jaringan sehingga proses penyembuhan dan pemulihan pasien menjadi lebih cepat,"jelas dr Bagus.

Ia menerangkan, operasi konvensional umumnya membutuhkan sayatan sepanjang 10 hingga 25 sentimeter. Sementara melalui teknik laparoskopi, sayatan dapat diperkecil hingga sekitar satu sentimeter di area pusar (umbilikus). 

Baca Juga: RSUD Jombang Raih Quantum Claim Speed Award 2026 Tingkat Nasional

"Sayatan laparoskopi hanya sekitar satu sentimeter. Bahkan, bekasnya sering kali tidak terlihat setelah operasi,"terangnya.

Teknologi laparoskopi memanfaatkan kamera dan alat insuflator untuk menciptakan ruang kerja di rongga perut. Kamera dimasukkan melalui sayatan kecil guna mengeksplorasi organ dalam secara menyeluruh dan akurat.

Di RSUD Jombang, layanan minimal invasif telah rutin diterapkan untuk berbagai tindakan bedah. Mulai dari operasi usus buntu, baik kasus akut maupun perforasi, pengangkatan kantung empedu (kolesistektomi), penanganan kista dan abses hati, hingga penyambungan usus dengan teknik laparoskopi.

"Operasi batu empedu juga bisa dilakukan. Batunya dihancurkan di dalam perut, sementara sayatan tetap kecil sehingga hasil kosmetiknya jauh lebih baik,"jelasnya.

Selain itu, RSUD Jombang juga menyediakan tindakan laser untuk penanganan penyakit anus, seperti hemoroid (ambeien) dan fistula perianal.

"Penanganan hemoroid dengan laser lebih minim nyeri dan perdarahan karena tidak ada jaringan yang disayat atau dipotong,"ungkap dr Bagus.

Keunggulan lain dari teknik minimal invasif adalah waktu rawat inap yang lebih singkat. Pasien operasi usus buntu dengan laparoskopi bahkan sudah dapat melakukan mobilisasi di hari yang sama dan pulang keesokan harinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X