Sambut Ramadhan! Pemkab Jombang Gelar Grebeg Apem, 15 Ribu Lebih Apem Ludes

photo author
- Kamis, 12 Februari 2026 | 12:39 WIB
Tradisi Grebeg Apem (Megengan) dalam rangka Tarhib Ramadhan 1447 H/2026 M, berlangsung meriah di Alun-alun Kabupaten Jombang (Rudiyanto)
Tradisi Grebeg Apem (Megengan) dalam rangka Tarhib Ramadhan 1447 H/2026 M, berlangsung meriah di Alun-alun Kabupaten Jombang (Rudiyanto)

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Warsubi turut menyinggung momentum Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari.

Ia merujuk arahan Presiden RI dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 terkait peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Sebagai tindak lanjut di daerah, Pemerintah Kabupaten Jombang akan menerbitkan Surat Edaran Bupati tentang gerakan bersih sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah bukan hanya soal membersihkan, tetapi juga mengurangi, memilah, dan mengolah secara benar dan berkelanjutan.

"Perubahan perilaku harus dimulai dari rumah, sekolah, kantor, hingga desa dan kelurahan,"katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Drs. Bambang Sriyadi, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan Grebeg Apem tahun ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, pelajar, hingga pelaku UMKM lokal.

Menurutnya, sebanyak 15.750 apem yang disusun dalam 17 tumpeng merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak sebagai simbol kebersamaan masyarakat Jombang dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

"Tradisi Megengan ini tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga nilai sosial dan ekonomi. Kami melibatkan UMKM agar kegiatan ini turut memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat,"ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian apem kepada masyarakat menjadi simbol saling memaafkan sekaligus wujud kepedulian sosial menjelang Ramadhan 1447 H.

"Harapannya, semangat berbagi dan kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat Megengan, tetapi juga sepanjang bulan Ramadhan,"pungkasnya.

Kegiatan Grebeg Apem turut dihadiri Bupati Jombang Warsubi,, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta pelajar yang mengikuti kirab budaya.

Melalui tradisi tahunan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap nilai religiusitas, kebersamaan, serta kepedulian sosial masyarakat semakin menguat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Rudiyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X