Beberapa bulan lalu, Perumdam menggelar sosialisasi air minum aman yang dihadiri kepala SD dan SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye peningkatan kualitas konsumsi air bagi anak usia sekolah.
"Indikator penyebab stunting memang banyak, tapi kami yakin air bisa menjadi salah satu faktor. Karena itu yang dikonsumsi siswa SD-SMP harus air yang aman dan baik,"ujar Khoirul.
Perumdam menyediakan air minum dalam kemasan (AMDK) produksi internal yang telah melalui proses filtrasi dan pengawasan mutu. Saat ini, sekitar 20 persen sekolah di Kabupaten Jombang telah memanfaatkan layanan tersebut dan jumlahnya terus bertambah secara bertahap.
Selain sektor pendidikan, perhatian juga diberikan pada kawasan kumuh di wilayah perkotaan, termasuk Desa Jombang. Di kawasan ini, pelanggan mendapatkan tarif khusus terendah, namun tetap memperoleh layanan teknis maksimal.
"Tarif mereka masuk tarif terendah. Bukan diskon, memang tarif khusus yang paling rendah. Tapi pelayanannya 24 jam dengan tekanan penuh di atas ambang batas minimal. Kualitasnya juga bagus dan aman,"jelasnya.
Program tersebut telah menjangkau lebih dari 400 pelanggan. Kebijakan tarif rendah ini ditegaskan sebagai bagian dari peran sosial pemerintah daerah dalam meminimalisir persoalan sosial di Kabupaten Jombang.
Dengan pendekatan edukatif di sekolah dan intervensi langsung di kawasan kurang tertata, Perumdam Tirta Kencana Jombang menempatkan diri sebagai instrumen penting pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan air minum aman, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha di tengah tuntutan peningkatan kinerja BUMD.***
Artikel Terkait
PBB-P2 Jombang 2026 Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Turunkan Ketetapan hingga Rp15 Miliar
Jombang Borong Penghargaan Lingkungan Nasional, Bupati Warsubi: Ini Buah Kerja Bersama Warga
Bupati Jombang Setujui Raperda Desa/Kelurahan Sadar Hukum Jadi Perda
Bupati Jombang Setujui Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD
Blak-blakan! Inilah Poin Utama Dugaan Pelanggaran Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pusaran Tambang Emas Tumpang Pitu