JOMBANG, MOCOSIK.COM – Bangunan atap Pasar Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dilaporkan ambruk pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengejutkan para pedagang, karena pasar tersebut belum lama selesai direvitalisasi oleh pemerintah.
Informasi ambruknya atap pasar pertama kali beredar di kalangan pedagang menjelang mereka berangkat berjualan. Kabar tersebut membuat banyak pedagang terkejut, sekaligus khawatir terhadap kondisi bangunan pasar yang sebelumnya telah diperbaiki.
Salah satu pedagang Pasar Ploso, Yusuf, mengaku mengetahui kejadian tersebut saat hendak berangkat ke pasar untuk berdagang.
Baca Juga: Usai Audiensi Dua Jam, Pemkab Jombang Relokasi Pedagang Pasar Ploso ke Area Dishub
Ia mendapat informasi dari sesama pedagang, bahwa sebagian atap bangunan pasar tiba-tiba runtuh pada dini hari.
"Sekitar pukul 01.00 WIB ada kabar atap pasar ambruk. Saya tahunya dari teman-teman pedagang sebelum berangkat jualan,"kata Yusuf saat ditemui di sekitar lokasi pasar. Rabu, (18/3/2026).
Menurut Yusuf, kejadian tersebut membuat para pedagang heran. Pasalnya, Pasar Ploso diketahui baru saja menjalani proses revitalisasi, sehingga seharusnya kondisi bangunan masih kuat dan aman digunakan.
Ia menilai peristiwa tersebut perlu menjadi perhatian serius, terutama terkait kualitas pembangunan yang telah dilakukan.
"Saya juga heran, karena pasar ini kan baru selesai direvitalisasi. Kok bisa tiba-tiba atapnya ambruk,"ungkapnya.
Meski terjadi pada dini hari, ambruknya atap pasar tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena aktivitas perdagangan belum dimulai.
Namun, kejadian ini sempat membuat pedagang khawatir terhadap keselamatan saat beraktivitas di dalam pasar.
Artikel Terkait
Takut Sepi Pembeli, Pedagang Lesehan Pasar Pon Jombang Bertahan di Area Parkir
Pastikan Harga dan Stok Aman Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Pasar Pon
Dilema Pasar Pon Jombang: Pedagang Bertahan di Parkiran Demi Omzet, Bedak Resmi Sepi Peminat
DPRD Jombang Soroti Tata Kelola Pasar Pon, Minta Pemkab Lakukan Pembenahan
Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Beroperasi 24 Jam