Perempuan berinisial AN terlihat menutupi wajahnya menggunakan handuk, sementara pria berinisial D berjalan menunduk di tengah sorakan warga.
Keduanya kemudian dibawa menggunakan mobil Provos Polres Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari keterangan pihak keluarga, dugaan hubungan keduanya sebenarnya telah lama mencuat, bahkan disebut sudah berlangsung sekitar dua tahun dan sempat memicu konflik dalam rumah tangga perempuan tersebut.
Rumah kontrakan yang menjadi lokasi penggerebekan diketahui telah disewa sejak November 2025 oleh seorang penyewa yang bukan warga sekitar.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait identitas dan status pria yang diduga oknum anggota tersebut.***
Artikel Terkait
Pulang dari Nganjuk Tanpa Notifikasi, Istri Grebek Suami Lagi Asyik Indehoy dengan LC di Jombang
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Pimpin Ground Breaking Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk
Awal 2026, Dinas PUPR Nganjuk Tancap Gas Perbaiki Jalan di Sejumlah Titik Strategis
Waspada Penipuan Berkedok Dinkes, UMKM di Nganjuk Diminta Tolak Pungutan Tunai
Pemkab Nganjuk Matangkan 10 Proyek Strategis Daerah Tahun 2026, Ini Rinciannya