"Kami fokus pada peningkatan kompetensi melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, memperluas akses penempatan kerja, serta memastikan perlindungan tenaga kerja berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat,"katanya.
Ia juga menegaskan, bahwa Disnaker Jombang akan terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan, sehingga tercipta iklim kerja yang kondusif dan berkeadilan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya organisasi pengusaha, pelaku usaha, dan serikat pekerja, yang dinilai telah berperan menjaga harmonisasi hubungan industrial di Kabupaten Jombang.
"Kami berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan guna menciptakan iklim industri yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan pekerja di Jombang,"pungkasnya.
Peringatan May Day 2026 di Jombang ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan harapan akan terwujudnya keseimbangan antara pertumbuhan industri dan perlindungan tenaga kerja.***
Artikel Terkait
Ciptakan Peluang Kerja, Disnaker Jombang Buka Job Fair 2024 dan Sediakan 2.414 Lowongan Kerja
Disnaker Jombang Gelar Kegiatan Antar Kerja Antar Daerah Lulusan SMK di Berbagai Perusahaan
Disnaker Jombang Klarifikasi dan Monitoring Pastikan Legalitas LPK Penuhi Persyaratan Perizinan
Disnaker Jombang Sosialisasikan Aplikasi TALENTA untuk Perusahaan Pengguna TKA
Disnaker Jombang Hadirkan Layanan Lengkap di Minggu Wage Bareng Disnaker Saat Car Free Day