Baca Juga: Pastikan Harga dan Stok Aman Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Pasar Pon
Beberapa lapak tampak kosong dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda operasional. Bahkan, di area sekitar lapak tersebut digunakan sebagai tempat penumpukan sampah sementara, karena lokasinya berdekatan dengan tempat pembuangan sampah (TPS).
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pemanfaatan aset hasil revitalisasi serta strategi pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.
Sebagai informasi, proyek revitalisasi Pasar Pon dikerjakan pada 2022 oleh CV Satu Jaya dan sempat mengalami keterlambatan penyelesaian sebelum akhirnya rampung pada awal 2023.
Kini, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah tidak lagi sebatas pembangunan fisik pasar, melainkan bagaimana memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun dengan dana publik dapat dimanfaatkan secara optimal.
Penertiban lapak kosong menjadi salah satu langkah awal untuk mengembalikan fungsi Pasar Pon sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga nilai manfaat investasi daerah yang telah digelontorkan.***
Artikel Terkait
Disdagrin Jombang Fasilitasi Sertifikasi Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi IKM
Parkir Jombang Kuliner Jadi Sorotan, Karang Taruna Desak Disdagrin Libatkan Pemuda Lokal
Takut Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Pon Jombang Pilih Bertahan di Area Parkir
Pastikan Harga dan Stok Aman Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Pasar Pon
Dilema Pasar Pon Jombang: Pedagang Pilih Bertahan di Parkiran Demi Omzet, Bedak Resmi Sepi Peminat
DPRD Jombang Soroti Tata Kelola Pasar Pon, Minta Pemkab Lakukan Pembenahan