Disdikbud Jombang Perkuat Pendidikan Inklusif, Guru SD Dapat Pelatihan Khusus

photo author
- Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44 WIB
Disdikbud Jombang menggelar Bimtek Budaya Inklusif bagi guru dan kepala SD  (dok.istimewa)
Disdikbud Jombang menggelar Bimtek Budaya Inklusif bagi guru dan kepala SD (dok.istimewa)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budaya Inklusif bagi jenjang Sekolah Dasar selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula 1 dan Aula 2 Disdikbud Jombang.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penerapan pendidikan inklusif di sekolah reguler agar seluruh peserta didik memperoleh hak pendidikan yang setara dan berkualitas. 

Baca Juga: Lolos ke Tingkat Nasional, Dua Siswi Jombang Dapat Apresiasi Kepala Disdikbud

Menurut Rhendra, guru dan kepala sekolah memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan menerima keberagaman. Sekolah diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh siswa, baik siswa reguler maupun anak berkebutuhan khusus.

"Pendidikan inklusif bukan hanya tanggung jawab guru pendamping khusus, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga sekolah. Guru dan kepala sekolah harus mampu memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh peserta didik,"terangnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Strategi pembelajaran yang diterapkan di sekolah perlu dipahami dan dilanjutkan di lingkungan keluarga. Dengan kolaborasi yang baik, perkembangan anak dapat berjalan lebih optimal,"tambahnya. 

Baca Juga: Cegah Stunting, Disdikbud Jombang Berdayakan Ratusan Sekolah Jadi Agen Edukasi Gizi

Melalui kegiatan ini, para peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah dasar di Kabupaten Jombang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam mengembangkan budaya inklusif di lingkungan sekolah.

Disdikbud Jombang berharap, penerapan budaya inklusif dapat menciptakan sekolah yang lebih ramah, terbuka, dan mampu memberikan layanan pendidikan yang adil bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X