18.222 Peserta Sukses Menyelesaikan Pelatihan Online Implementasi Kurikulum Merdeka

photo author
- Selasa, 23 Mei 2023 | 13:08 WIB
Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno, merasa bersyukur atas prestasi yang diraih oleh peserta pelatihan (kemenag.go.id)
Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno, merasa bersyukur atas prestasi yang diraih oleh peserta pelatihan (kemenag.go.id)

MOCOSIK.COM - Sebanyak 18.222 peserta telah berhasil meraih predikat lulus dalam Pelatihan Online Implementasi Kurikulum Merdeka.

Pelatihan ini diadakan melalui Massive Open Online Courses (MOOC) Pintar oleh Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno, merasa bersyukur atas prestasi yang diraih oleh peserta pelatihan. Baginya, ini merupakan jumlah yang sangat besar untuk satu pelatihan. 

Baca Juga: SKT Tambahan CPPPK Kemenag Digelar 12 - 13 April, Ini Ketentuan dan Tata Tertib Seleksi

"Ini adalah langkah maju Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Terobosan ini memudahkan masyarakat untuk mengikuti pelatihan. Jumlah 18.222 peserta yang lulus merupakan angka yang sangat besar untuk satu kali pelatihan,"ujarnya di Jakarta, Selasa (23/5/2023).

Suyitno berharap, bahwa layanan pelatihan yang mudah seperti ini akan terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk masyarakat.

"Jumlah peserta sangat banyak, terutama tenaga pendidik, dengan jumlah lebih dari 1,8 juta orang. Semua harus dilayani, diberikan akses yang mudah, dan kompetensinya ditingkatkan. Kita harus terus berpacu dan maju untuk mempermudah pelayanan ini,"pintanya.

Peserta pelatihan juga mengapresiasi upaya Kementerian Agama dalam memudahkan pengembangan kompetensi melalui Platform MOOC Pintar.

"Pelatihan dengan metode MOOC Pintar sangat menarik dan fleksibel. Alhamdulillah, saya dapat menyelesaikannya tepat waktu. Terima kasih Balitbang Diklat Kemenag RI, terima kasih kepada para narasumber atas ilmunya yang bermanfaat. Saya berharap dapat mengikuti pelatihan kembali pada periode berikutnya,"tulis Ojat, salah satu peserta.

Maya Yulianda, juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengakui bahwa pelatihan online ini sangat membantu para guru yang berada di daerah terpencil.

"Pelatihan ini sangat bagus dan membantu kami sebagai guru-guru yang berada di ujung provinsi dan belum mendapatkan pelatihan mengenai Kurikulum Merdeka," tulisnya.

Hal senada juga disampaikan Muhammad Akhirudin, karena Pelatihan Online ini tidak mengganggu tugas utama mereka sebagai pendidik. 

Baca Juga: Kemenag Umumkan 72.948 Calon PPPK Ikuti Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) Tambahan

"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami di madrasah yang belum pernah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dari instansi di atas kami. Pembelajaran mandiri seperti ini lebih efektif dan efisien karena kami tidak perlu meninggalkan tugas utama kami sebagai guru yang harus mengajar dan menyelesaikan administrasi. Semoga kami dapat mengikuti pelatihan lainnya."ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X