1. Terdapat beberapa alat dan mesin pertanian pra dan pasca panen yang diperoleh sejak tahun 2020 ke bawah dan sudah rusak serta tidak dapat digunakan lagi, dan teronggok di gudang.
2. Terdapat alat dan mesin pertanian yang diterima sejak tahun 2020 ke bawah namun belum dilengkapi dengan data administrasi sehingga kepemilikan alat dan mesin tersebut tidak jelas.
3. Terdapat alat dan mesin pertanian yang diterima pada bulan Desember 2022 namun hingga saat ini tidak dapat digunakan karena spesifikasinya tidak sesuai dengan kondisi setempat.
Berdasarkan temuan tersebut, Satgassus memberikan beberapa saran:
A. Terkait penebusan menggunakan kartu tani:
1. Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar diharapkan berkoordinasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membagikan kartu tani kepada petani tanpa menyulitkan mereka.
2. Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar perlu selalu melakukan perbaikan data petani penerima pupuk subsidi.
B. Terkait bantuan alat dan mesin pertanian:
1. Untuk alat dan Mesin Pertanian yang sudah mencapai umur ekonomisnya, rusak berat, dan tidak dapat diperbaiki, perlu dilakukan proses penghapusan dengan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian pusat dan badan pengelolaan keuangan dan aset daerah.
2. Dinas Pertanian harus melengkapi administrasi untuk semua alat dan mesin pertanian yang diterima oleh dinas tersebut agar kepemilikannya jelas.
Baca Juga: Masih Dipenjara, Surat Ulang Tahun Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk Trisha Eungelica
3. Jika terdapat alat dan mesin yang tidak sesuai dengan kondisi setempat, dinas pertanian perlu berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian pusat untuk memodifikasinya sehingga petani dapat menggunakannya.
Sebelum melakukan pemantauan lapangan, kegiatan diawali dengan pertemuan di Pendopo Kabupaten Karanganyar yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati beserta jajarannya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kapolres Karanganyar, serta perwakilan dari PT Pupuk Indonesia Holding Company (PT PIHC) selaku penyalur pupuk subsidi dan Bank Rakyat Indonesia sebagai penyalur Kartu Tani.
Setelah pertemuan, Tim kemudian melakukan kunjungan ke satu kios pupuk untuk memastikan distribusi pupuk subsidi sampai kepada petani. Selain itu, dilakukan juga pengecekan fisik terhadap bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian.
Artikel Terkait
Bupati Jombang Meluncurkan Aplikasi IDJO untuk Mempermudah Pelaporan Kerusakan Jalan
Teddy Minahasa Diberhentikan Secara Tidak Dengan Hormat! Klik untuk Membaca Selengkapnya!
Mengungkap Fakta Mengerikan! Ancaman Narkoba 'Zombie' dari Amerika Siap Menggemparkan Indonesia
Instruksi Kapolri di Rakernis Divisi Hubinter: Meningkatkan Kesetaraan Gender dan Pemberantasan TPPO
Bupati Jombang Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesannya