MOCOSIK.COM - Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap prestasi Queen Azalia Rahmawati (16 Tahun), seorang siswi yang baru saja lulus dari SMP Negeri 2 Jombang dan telah diterima di SMA Negeri 2 Jombang melalui jalur prestasi.
Queen Azalia Rahmawati, yang akrab disapa Queen, merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia dalam Asian Girls in Action Project 2023 yang berhasil lolos seleksi dari 80 aplikasi yang berasal dari 15 negara. Proyek ini diselenggarakan oleh Garden of Hope Foundation (GOH).
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, menerima Queen beserta ibunya, Shanti Ramadhani, dalam sebuah audiensi di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada hari Kamis (13/7/2023) pagi.
Baca Juga: Bupati Jombang Hadiri Kenduren Sedekah Bumi di Kebontemu Peterongan
Pada kesempatan tersebut, Queen menyampaikan berita gembiranya, sekaligus meminta dukungan terkait partisipasinya sebagai satu-satunya peserta dari Indonesia dalam Asian Girls in Action Project 2023.
Asian Girls in Action Project adalah program yang bertujuan untuk mendukung anak perempuan usia 14-19 tahun dalam menyelesaikan proyek yang terkait dengan salah satu dari 17 tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Program ini dikelola oleh Garden of Hope Foundation yang aktif mempromosikan Asian Girls Campaign (AGC) dengan fokus pada pemberdayaan dan pendidikan anak perempuan.
Mereka bekerja sama dengan International Education and Resource Network (iEARN Taiwan) untuk menyelenggarakan lokakarya Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) baik secara online maupun offline.
Queen merasa bersyukur, karena terpilih dalam kegiatan ini dan sebagai hasilnya, dia diterima melalui jalur prestasi non-akademik di SMAN 2 Jombang.
"Agenda selanjutnya, saya akan mengunjungi Taiwan pada tanggal 15 Juli ini. Saya akan menghabiskan sekitar satu minggu untuk berdiskusi dengan remaja lain yang menggunakan PBL dalam proyek mereka. Saya juga akan belajar dari LSM, perusahaan sosial, dan sektor swasta di Taiwan,"ungkapnya.
"Setelah mengikuti lokakarya dan mengunjungi Taiwan, saya akan menerapkan proyek pada bulan Agustus dengan anggaran sekitar $400 USD. Ini akan menjadi uji coba proyek yang berfokus pada ide saya tentang 'Transisi dari plastik: Memberdayakan Kaum Muda untuk Solusi Pengolahan Sampah yang Berkelanjutan'. Saya akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan selama program ini sebagai langkah awal menuju mencapai tujuan kami, yaitu meningkatkan kesadaran akan dampak plastik sekali pakai dan mendorong generasi muda untuk mengadopsi praktik berkelanjutan dalam mengurangi konsumsi plastik sekali pakai,"jelasnya.
Baca Juga: Sebanyak 6.510 guru TPQ di Kabupaten Jombang Akn Terima Insentif, Ini Kata Bupati Jombang
"Pada bulan Oktober, akan ada presentasi online terakhir untuk semua peserta. Para juri akan menilai pembelajaran dan proyek yang telah direvisi, dan akan memilih 3 proyek sebagai proyek SDG tahunan yang akan menerima dana tambahan. Sebagai satu-satunya peserta dari Indonesia, saya merasa terhormat dan bersemangat atas kesempatan ini,"tambahnya.
Queen juga menyampaikan terima kasih, kepada Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, serta kepala OPD terkait lainnya yang telah menerima dan memberikan dukungan dalam mewujudkan proyek yang berfokus pada SDGs nomor 12 dan 5, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dan Pendidikan Berkualitas.
Artikel Terkait
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Berangkatkan Jalan Sehat HUT ke 3 ABPEDNAS
Gubernur Khofifah Bersama Bupati Jombang Hadiri Nisfu Sa'ban di Ponpes Rejoso Peterongan
Bupati Jombang Pimpin Apel Kerja Karyawan Pemkab Jombang
Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko Tutup Usia, Diduga Akibat Serangan Penyakit Jantung
Tanggapan Wakil Bupati Sumrambah Terkait Modus Penipuan Mencatut Nama Pejabat di Jombang