Di akhir sambutannya, Sugiat berharap agar pengajian rutin Jumat Legi ini dapat menjadi siraman rohani di tengah padatnya aktivitas jamaah sehari-hari. Sugiat juga mengajak para pegawai dan jamaah menyempatkan waktu untuk merenung, memperbaiki diri, dan memperkuat ikatan spiritualitas dengan sang pencipta di sela-sela kesibukan dalam mengurus urusan pemerintahan dan pembangunan.
"Hanya dengan hati yang bersih dan jiwa yang kuat, kita dapat menjalani tugas dan tanggung jawab kita dengan baik,"pungkas Pj Bupati Jombang, Sugiat.
Sementara itu, Gus Sa'dullah Syarofi Chusain IIyas dalam tauziahnya mengajak masyarakat mensyukuri nikmat kesempatan, yaitu dapat bertemu dengan Bulan Syawal dan mendalami lebih lanjut makna nikmat dan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT.
"Kyai saya itu berpesan, bahwa rezeki adalah hutang dan ditanyakan kwitansinya. Akan ditanya peruntukkannya. Kalau rezeki diperlakukan seperti hutang, jenengan minta sedikit, apa banyak?,"katanya.
Putra KH. Husain Ilyas ini menuturkan, bahwa salah satu rezeki adalah umur panjang. Banyak masyarakat berdoa untuk dipanjangkan umurnya. Makna panjang umur menurut Gus Dul adalah berkah dan bermanfaat umurnya dan diperpanjang durasinya.
"Kalau Kyai Saya percaya bahwa panjang umurnya adalah ditambah durasinya. Juga ditambah berkah dan manfaat umurnya,"tutur Gus Dul.
Terakhir, Gus Dul menyampaikan pentingnya umat muslim meningkatkan taqwa. Pesan mengenai taqwa yang digaungkan di masjid-masjid setiap Ibadah Shalat Jumat, patutnya selalu menjadi pedoman bagi semua muslim.***