Terkait persoalan kekurangan air, juga menjadi kendala bagi Sektor Pertanian di Desa yang petaninya menanam tembakau dan cabai ini.
"Untuk pengairan hampir habis, sungai kering tidak ada air pada musim kemarau. Para petani berharap, mendapatkan solusi, sehingga kebutuhan air bersih juga pengairan pertanian bisa tercukupi,"tutur Sumali.
Pj Bupati Jombang yang mengikuti dengan seksama serta mencermati permasalahan yang disampaikan, berjanji akan segera mengurai persoalan yang ada, bersama sama dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, juga para Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang.
Baca Juga: Gandeng Bank Jombang, Pj Bupati Jombang Promosikan Produk Lokal Kopi Wonosalam
"Kita harus segera memetakan persoalan juga mencari solusi, inovasi, membuat terobosan baru guna mengatasi persoalan yang ada. Sebagaimana peraturan perundang-undangan yang ada, sehingga apa yang menjadi program prioritas dapat dilaksanakan dengan baik,"ungkapnya.
Untuk itu, Teguh Narutomo meminta kepada Pemerintah Desa, BPD berbagi peran untuk mengidentifikasi permasalahan, memastikan datanya sesuai dengan kondisi fakta yang ada, tanpa ada potongan potongan ataupun ada yang dikurangi dan tidak dilebih lebihkan.
"Sampaikan persoalannya sesuai dengan kondisi keadaan yang riel, biar semuanya clear. Selanjutnya, akan ditindak lanjuti oleh OPD terkait lingkup Pemkab Jombang guna menyusun skala prioritas dan melakukan percepatan,"pungkasnya.
Berada di Kecamatan Plandaan, Pj Bupati Jombang langsung melakukan inspeksi akses jalan menuju Jipurapah, Kedungdendeng dan Rapahombo.
Tidak hanya itu, Pj Bupati Jombang juga telah meninjau Terminal Ploso, Pasar Ngrawan Tembelang dan Tirta Wisata Jombang.***