Adapun pendataan massal PBB-P2 telah dilakukan dalam dua tahap, diantaranya sebagai berikut:
• Tahap pertama, sebanyak 394.780 SPPT telah diinput, mencapai 103,97% dari total SPPT awal.
• Tahap kedua, 271.441 SPPT telah diinput, mencapai 86,68% dari target. Dari 306 desa yang mengikuti pendataan, sebanyak 116 desa telah menyelesaikan pendataan massal.
Pj Bupati Jombang berharap, untuk desa yang belum menyelesaikan, diharapkan dapat segera menuntaskan pendataan ini sebelum akhir Oktober 2024.
"Mari kita terus tingkatkan semangat gotong-royong dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak yang tepat waktu,"pungkas Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo.
Dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati Jombang juga melakukan penandatanganan nota kesepakatan layanan jasa keuangan, dalam rangka optimalisasi keuangan daerah dengan Pimpinan Cabang Bank Jatim dan nota kesepakatan dengan Polres Jombang.
Tak hanya itu, untuk memeriahkan gebyar PBB-P2 dalam rangka Jombang Fest 2024, Narutomo juga mengundi langsung grand prize berupa 1 unit sepeda motor PCX, 2 unit sepeda motor Scoopy dan masih banyak hadiah undian lainnya.
Bapenda Jombang juga memberikan apresiasi dan penghargaan kategori Kecamatan lunas tercepat, yaitu Wonosalam, Ngoro, Plandaan, Kabuh, Sumobito.
Berikutnya kategori Desa Lunas Tercepat, yaitu Jatirejo, Gadingmangu, Rejoagung, Wuluh, Sugihwaras, Wonokerto, Sumberjo, Kedungotok, Madiopuro dan Jarak Kulon.
Penghargaan juga diberikan kepada kategori wajib pajak e-tax terpatuh, yaitu PT. Sari Melati Kencana Tbk, Seblak Mantan, PT. Saudara Sejati Sejahtera (food court bravo), dan Hotel Yusro.
Selanjutnya, untuk kategori wajib pajak reklame terpatuh, yaitu PT Karya Satria dan Azka Production. Terakhir kategori wajib pajak air tanah terpatuh, yakni PT. Tabassam Jaya Farm dan SPBU 54.614.12 (SPBU Tembelang).***