Ia juga menyampaikan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri mendapat perhatian internasional, di mana empat negara ASEAN–Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina–tertarik untuk mempelajari inisiatif ini.
"Ini pertama di dunia, polisi memiliki subjek tenaga kerjaan untuk menangani tindak pidana ketenagakerjaan,"tambahnya.
Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan gerakan buruh, Desk Ketenagakerjaan Polri diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif bagi industri dan pekerja.***