nasional

Tahu Njombang Naik Kelas, Produksi Jalan dan Sungai Tetap Terjaga

Kamis, 18 September 2025 | 10:22 WIB
Pemkab Jombang bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan KLH peletakan batu pertama pembangunan IPAL (Dinas Kominfo Jombang)

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT PGN, Rachmat Hutama menyampaikan, bahwa program CSR Kampung Pangan Bersinar Berwawasan Lingkungan merupakan upaya PGN berkolaborasi dengan KLH dan Pemkab Jombang.

"Fokusnya adalah mencari solusi terpadu yang menguatkan sektor lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui pengembangan tahu sebagai produk unggulan daerah,"ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH, Tulus Laksono, menegaskan bahwa limbah tahu dari Jogoroto berpotensi besar mencemari Sungai Brantas.

"Produksi tahu di Jogoroto membutuhkan 84 ton kedelai per hari dan menghasilkan sekitar 1.200 m³ limbah cair. Dari jumlah itu, beban pencemar mencapai 4.200 kg BOD per hari. Dengan IPAL komunal, beban itu bisa ditekan menjadi sekitar 400 kg BOD per hari,"jelasnya.

Bupati Jombang Warsubi menekankan pentingnya kerja sama semua pihak.

"Alhamdulillah, hari ini kita memulai tonggak penting. IPAL Komunal ini bukti nyata bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Pemerintah pusat memberi regulasi, daerah memfasilitasi, PGN hadir dengan dukungan strategis, dan pelaku usaha mengambil peran penuh. Inilah kolaborasi sesungguhnya,"tegasnya.

Dengan dibangunnya IPAL Komunal, diharapkan kualitas lingkungan membaik, pencemaran air berkurang, kesehatan masyarakat terjaga, dan keberlanjutan industri tahu tetap terjamin.***

Halaman:

Tags

Terkini